Kolaborasi Pemkot dan Pelaku Usaha Bandung Demi Suksesnya Asia Afrika Festival 2024

Minggu, 30 Jun 2024 08:13 WIB
Kolaborasi Pemkot dan Pelaku Usaha Bandung Demi Suksesnya Asia Afrika Festival 2024

Brilian•BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung (Pemkot Bandung) mengajak seluruh pelaku usaha di kota tersebut, terutama yang berada di kawasan Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga, untuk turut serta menyukseskan Asia Afrika Festival (AAF) yang akan digelar pada 6-7 Juli 2024.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menyatakan, keberhasilan AAF tahun ini sangat bergantung pada partisipasi semua pemangku kepentingan, termasuk para pelaku usaha. “Asia Afrika Festival ini adalah acara besar bagi Kota Bandung. Nama Kota Bandung dipertaruhkan di tingkat internasional. Mari kita bersama-sama menyajikan ‘someahna’ Kota Bandung supaya bernilai dan dapat dikenang oleh delegasi dari berbagai negara,” ujar Bambang dalam rapat koordinasi dengan para pelaku usaha di Braga Permai, Sabtu, 29 Juni 2023.

Tahun ini, AAF akan diikuti oleh 28 delegasi dari negara-negara Asia dan Afrika, meningkat dari 17 delegasi pada tahun 2023. Bambang menambahkan, AAF tahun ini akan lebih meriah dengan hadirnya Asia Afrika Corner yang menampilkan 40 stand UMKM.

Bacaan Lainnya

“Peran pelaku usaha sangat penting untuk kesuksesan AAF tahun ini. Akan ada penutupan di Braga Pendek untuk Asia Afrika Corner. Kami mengundang para pelaku usaha di sana karena harus ada komitmen bersama. Kami ingin berkolaborasi, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak,” tegasnya.

Bambang berharap, AAF dapat meningkatkan pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung. “Ini adalah acara kita bersama. Terima kasih atas dukungannya. Mari kita sukseskan AAF ini supaya banyak orang datang ke Kota Bandung,” harapnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric Mohamad Atthauriq, juga berharap AAF dapat memberikan dorongan ekonomi bagi Kota Bandung. “Ekonomi Kota Bandung pada tahun 2023 sempat mengalami perlambatan. Ini adalah momentum untuk mendongkrak ekonomi kota, terutama meningkatkan aktivitas pelaku usaha di sekitar alun-alun dan Braga,” katanya.

Eric menambahkan, peningkatan ekonomi sudah terlihat dari tingkat okupansi hotel di sekitar area Asia Afrika yang mencapai 100 persen. “Saat pandemi COVID-19, okupansi menurun. Sekarang, okupansi hotel penuh termasuk para pelaku usaha yang semakin ramai. Semoga pelaku usaha mendapatkan manfaat ekonomi dari AAF ini,” ungkapnya.

Sejumlah pelaku usaha yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut antara lain de Braga Hotel, Kimaya Hotel, Jabarano, Kimia Farma, Katsunayaka, Starbucks dan beberapa pelaku usaha lainnya. Dalam rapat tersebut, para pelaku usaha di Jalan Braga Pendek sepakat dan berkomitmen untuk bersama-sama menyukseskan Asia Afrika Festival 2024.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *