Kolaborasi Kewilayahan Jadi Kunci DPRD Kota Bandung Tekan Angka Stunting

Senin, 11 Agu 2025 20:02 WIB
Kolaborasi Kewilayahan Jadi Kunci DPRD Kota Bandung Tekan Angka Stunting

Brilian•BANDUNG – DPRD Kota Bandung mendorong kewilayahan untuk berperan aktif dalam menurunkan angka stunting, melalui kolaborasi lintas sektor dan inovasi program. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandung, Susanto Triyogo Adiputro, S.ST., M.T., bersama Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., saat menghadiri Gebyar Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Tamansari Laswi City, Rabu (6/8/2025).

Acara yang menjadi bagian dari peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tingkat Kota Bandung Tahun 2025 ini mengangkat tema “Gebyar DASHAT Bersama Keluarga”, dan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kewilayahan.

Susanto menegaskan, angka stunting di Kota Bandung saat ini berada di kisaran 17 persen, dan sesuai RPJMD 2024–2029 ditargetkan turun hingga 7 persen. “Peran PKK, posyandu, dan seluruh elemen kewilayahan sangat penting untuk memberikan edukasi sejak dini kepada ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, dr. Agung menilai permasalahan stunting tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja. “Kita butuh kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar penurunan angka stunting dapat berjalan konsisten setiap tahun,” tegasnya.

Ia juga mendorong adanya terobosan di tingkat kewilayahan, seperti program edukasi kreatif, penguatan posyandu, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk memantau tumbuh kembang anak. “Dengan inovasi dan dukungan penuh dari DPPKB serta Pemkot Bandung, saya yakin target penurunan stunting dapat tercapai,” pungkasnya.**

Pos terkait