Ketua Umum DPP GAPASDAP: Separuh Armada Ketapang Menganggur karena Dermaga Terbatas

Jumat, 26 Jun 2026 10:39 WIB
Ketua Umum DPP GAPASDAP: Separuh Armada Ketapang Menganggur karena Dermaga Terbatas

Banyuwangi – Ketua Umum DPP Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP), Khoiri Soetomo, mengungkapkan bahwa keterbatasan fasilitas dermaga di Pelabuhan Ketapang menyebabkan hampir separuh armada kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk belum dapat dioperasikan secara maksimal.

Menurut Khoiri, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab antrean kendaraan yang mencapai sekitar tujuh kilometer dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan, persoalan yang terjadi bukan karena kekurangan kapal, melainkan terbatasnya kapasitas pelayanan pelabuhan.

“Dari 56 kapal yang memiliki izin operasi, fasilitas dermaga yang tersedia hanya mampu melayani sekitar 28 kapal dalam satu siklus operasional. Selebihnya harus menunggu sebagai kapal cadangan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selain keterbatasan dermaga, antrean kendaraan juga dipengaruhi cuaca buruk, arus laut yang memperlambat proses sandar, tingginya volume kendaraan logistik, serta terbatasnya buffer zone dan akses jalan menuju pelabuhan.

GAPASDAP, lanjut Khoiri, terus menginstruksikan seluruh operator kapal untuk mempercepat proses bongkar muat dan mengoptimalkan pelayanan tanpa mengabaikan aspek keselamatan pelayaran.

Ia berharap pemerintah segera mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk penambahan dermaga, perluasan pelabuhan, pengembangan Dermaga Bulusan, dan penyediaan lahan penyangga agar pelayanan penyeberangan di lintasan tersibuk nasional tersebut dapat berjalan lebih optimal dan antrean kendaraan tidak kembali terulang.

Pos terkait