Brilian•Solo – Teka teki siapa pengganti kepemimpinan di Pura Mangkunegaran hingga saat ini belum menunjukkan titik terang. Meskipun meninggalnya KGPAA Mangkunegara IX sudah melewati 100 hari. Ada tiga nama yang digadang-gadang bakal naik tahta menggantikan Mangkunegara IX.
Ketiga orang tersebut adalah GPH Puandrakarna Jiwo Suryonegara dan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo. Keduanya merupakan putra kandung KGPAA Mangkunegara IX, namun beda ibu. Satu nama lainnya adalah KRMH Roy Rahajasa Yamin, cucu KGPAA Mangkunegara VIII.
Gibran mengaku mempunyai hubungan baik dengan ketiganya. Baik Roy maupun Bhre, keduanya pernah berkunjung ke balai kota. Sedangkan Paundra sering bertemu saat kegiatan budaya. Gibran berharap suksesi di Pura Mangkunegara berjalan lancar.
“Harapannya ini berjalan lancar. Kita kawal terus sampai selesai,” kata Gibran, Jumat (10/12).
Gibran yakin, Roy, Paundra maupun Bhree pantas menggantikan Mangkunegara IX. Mereka juga tidak menunjukkan persaingan.
“Enggak memanas, biasa saja. Semuanya rukun kok. Gusti Bhree, Gusti Paundra, Gusti Roy semuanya rukun. Baik semuanya, beliau bertiga baik,” ujarnya.
Meski belum mengetahui pasti kapan suksesi akan diputuskan, Gibran meyakini pergantian penguasa Mangkunegaran akan dilakukan saat momen Tingalan Wiyosan Jumenengan atau upacara kenaikan takhta pada Januari tahun depan.
“Januari pertengahan mungkin suksesi Mangkunegara akan dilakukan,” katanya.
Gibran menjelaskan, telah bertemu GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo Rabu (8/12) kemarin.
jika suksesi akan dilakukan pertengahan Januari 2022 disampaikan oleh Saat pertemuan tersebut, lanjut dia, Gusti Bhre menyampaikan jika suksesi Mangkunegaran akan dilakukan Januari.
“Belum sedetail itu. Beliau hanya menyampaikan pertengahan Januari, ditunggu saja,” tegasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.





