Bambang Haryo Sebut Konten Digital Jadi Kunci Promosi Pariwisata Nasional

Sabtu, 9 Mei 2026 10:03 WIB
Bambang Haryo Sebut Konten Digital Jadi Kunci Promosi Pariwisata Nasional

Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai konten digital kreatif menjadi salah satu kunci penting dalam memperkuat promosi pariwisata Indonesia di era modern. Karena itu, ia mengajak masyarakat aktif memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan destinasi wisata lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Hal itu disampaikan Bambang saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pariwisata di Surabaya, Jumat. Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan bahwa promosi wisata berbasis digital memiliki peran strategis dalam mendukung branding “Wonderful Indonesia” yang selama ini dijalankan pemerintah.

“Setiap masyarakat dapat memberikan sumbangsih nyata bagi negara melalui promosi digital yang kreatif,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Bambang, perkembangan teknologi informasi membuat promosi wisata kini tidak lagi terbatas pada iklan konvensional. Masyarakat dapat berperan langsung melalui video, foto, maupun unggahan media sosial yang menampilkan keindahan destinasi wisata daerah masing-masing.

Ia mengatakan, konten digital yang menarik mampu menciptakan rasa penasaran wisatawan untuk datang dan mengenal lebih jauh potensi wisata Indonesia.

“Kami minta masyarakat untuk bisa mem-branding pariwisata kita agar menarik. Konten-konten yang dibuat harus mampu menonjolkan keunikan Indonesia,” kata legislator yang juga dikenal sebagai pengusaha kapal ferry tersebut.

Bambang menyoroti besarnya potensi sektor pariwisata domestik yang terus berkembang. Ia menyebut jumlah perjalanan wisatawan domestik secara nasional mencapai sekitar 1,2 miliar perjalanan, sedangkan di Jawa Timur tercatat sekitar 181 juta perjalanan wisatawan lokal.

Menurut dia, angka tersebut menunjukkan sektor pariwisata memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam mendukung sektor usaha mikro, perhotelan, transportasi, dan ekonomi kreatif masyarakat.

Selain wisata alam, Bambang juga menilai Indonesia memiliki kekuatan besar di sektor wisata sejarah dan budaya. Ia menyebut Indonesia memiliki sekitar 200 kerajaan yang menyimpan kekayaan budaya dan sejarah yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan.

“Jika membandingkan potensi wisata sejarah Indonesia dengan negara tetangga, kita lebih unggul,” katanya.

Ia menilai potensi tersebut perlu dikemas lebih modern dan menarik agar mampu bersaing di pasar pariwisata global. Menurutnya, penggunaan narasi yang kuat dan visual yang menarik dalam konten digital dapat membantu memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia internasional.

Bambang berharap sinergi antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat dapat memperkuat citra “Wonderful Indonesia” sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata nasional secara berkelanjutan.

Pos terkait