Bambang Haryo Usulkan SMA Wajib Hadirkan Pertunjukan Budaya Lokal

Sabtu, 9 Mei 2026 09:40 WIB
Bambang Haryo Usulkan SMA Wajib Hadirkan Pertunjukan Budaya Lokal

Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai sekolah menengah atas dapat menjadi garda depan dalam menjaga kelestarian seni budaya tradisional di Indonesia. Untuk itu, ia mengusulkan agar setiap SMA secara rutin menghadirkan pertunjukan budaya lokal sebagai sarana edukasi sekaligus ruang tampil bagi para seniman daerah.

Gagasan tersebut disampaikan Bambang saat mengunjungi Sanggar Budi Rahayu di Surabaya, Jawa Timur, Jumat. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti semakin terbatasnya ruang pertunjukan seni tradisional di tengah pesatnya perkembangan budaya populer modern.

Menurut Bambang, keterlibatan sekolah sangat penting untuk memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda sejak dini. Ia menilai pelajar perlu diberikan pengalaman langsung menyaksikan pertunjukan budaya tradisional agar muncul rasa memiliki terhadap warisan budaya bangsa.

Bacaan Lainnya

“Kalau setiap SMA minimal satu kali dalam setahun menghadirkan pertunjukan budaya, maka akan banyak ruang tampil bagi seniman sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap wayang, ludruk, ketoprak, campursari, maupun seni tradisional lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberadaan pertunjukan budaya di lingkungan sekolah tidak hanya memberikan manfaat edukatif, tetapi juga membantu menjaga keberlangsungan ekonomi para pelaku seni tradisional yang selama ini menghadapi keterbatasan panggung pertunjukan.

Selain itu, Bambang juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kelompok seni tradisional, terutama dalam penyediaan fasilitas latihan dan ruang pertunjukan yang memadai. Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui wacana, tetapi membutuhkan dukungan nyata berupa infrastruktur dan program berkelanjutan.

“Pelaku seni tradisional membutuhkan perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah, terutama terkait tempat latihan dan kesempatan tampil,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang kembali mengusulkan revitalisasi Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya sebagai pusat seni budaya tradisional Jawa Timur. Ia berharap kawasan itu dapat kembali menjadi ruang ekspresi bagi seniman wayang, ketoprak, ludruk, sinden, hingga kelompok campursari.

Ia menilai keberadaan pusat pertunjukan budaya yang aktif akan membantu memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik wisata budaya di Surabaya dan Jawa Timur secara umum.

Tak hanya itu, Bambang juga menyatakan dukungannya terhadap peningkatan sarana latihan di sanggar seni melalui pemanfaatan program CSR perusahaan. Ia mengaku telah membantu kebutuhan infrastruktur dasar di sanggar dan akan mendorong dukungan CSR perbankan untuk pengadaan alat musik gamelan yang lebih baik.

Menurutnya, budaya memiliki nilai strategis dalam mendukung sektor pariwisata nasional. Jika dikelola secara serius dan berkesinambungan, seni budaya tradisional dapat menjadi daya tarik wisata unggulan yang mampu mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pos terkait