Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung di Hari Tasyrik Kedua

Sabtu, 7 Jun 2025 23:18 WIB
Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung di Hari Tasyrik Kedua

Brilian•BANDUNG — Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, mendapat amanah istimewa pada Iduladha 1446 H untuk menyembelih dua ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Prosesi penyembelihan berlangsung pada hari tasyrik kedua, Sabtu (7/6/2025), di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom dengan penuh kekhusyukan.

“Alhamdulillah, saya dipercaya menyembelih sapi kurban dari Presiden kita dan dari Wali Kota. Insyaallah ini menjadi amal yang diridai Allah SWT dan membawa keberkahan,” ujar Erwin usai menyembelih hewan kurban tersebut. Ia menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar memotong daging dan darah, melainkan manifestasi dari ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT.

Menurut Erwin, kurban mengandung makna spiritual yang mendalam. Darah yang mengalir dari hewan kurban melambangkan penyucian diri dan pengorbanan, serta menjadi wujud nyata dari semangat berbagi terhadap sesama. Ia berharap daging kurban tersebut dapat membawa manfaat dan kebaikan bagi warga Kota Bandung, terutama mereka yang membutuhkan.

Bacaan Lainnya

Meski sudah terbiasa menyembelih hewan kurban sejak menjadi Ketua RW hingga menjabat anggota DPR, Erwin mengakui bahwa penyembelihan kali ini terasa lebih istimewa. Salah satu sapi yang disembelih berbobot mencapai 1,2 ton—sapi terbesar yang pernah ia tangani. “Baru kali ini saya menyembelih sapi sebesar ini. Dudukannya goyang, saya sempat khawatir kalau copot bisa bahaya. Tapi alhamdulillah lancar,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain menyampaikan pesan spiritual, Erwin juga membagikan pengetahuan teknis mengenai penyembelihan halal sesuai syariat. Ia menjelaskan bahwa penyembelihan sapi harus dilakukan dengan memutus urat tertentu di sekitar kerongkongan, dan sebaiknya saat hewan mengembuskan napas terakhir agar kualitas daging tetap baik. “Kalau tidak tepat, daging bisa bau atau amis. Ini soal amanah juga,” katanya.

Guna memastikan daging kurban aman dikonsumsi, Pemerintah Kota Bandung menerjunkan sekitar 179 dokter hewan dan tenaga medis veteriner ke berbagai titik penyembelihan. Tim medis tersebut bertugas melakukan pemeriksaan post-mortem guna menjamin kualitas dan kebersihan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat. “Kita pastikan daging yang didistribusikan aman dan layak konsumsi. Tidak semua hewan dibeli dari tempat yang tersertifikasi, jadi pengawasan sangat penting,” tegas Erwin.

Lebih dari sekadar ibadah tahunan, Erwin memandang momen kurban ini sebagai refleksi dari semangat pelayanan publik. “Dulu saya Ketua RW, lalu anggota dewan. Sekarang jadi Wakil Wali Kota. Prinsipnya sama: menyelesaikan masalah masyarakat, seperti menyembelih masalah satu per satu. Insyaallah selesai,” ujarnya.

  1. Ia pun menyampaikan bahwa dirinya masih aktif menerima permintaan warga untuk menyembelihkan hewan kurban secara gratis. “Hari ini saya juga ke Al Wasilah di Kopo. Kalau ada yang minta disembelihkan, tinggal hubungi saya. Gratis, malah saya yang kasih uang,” ucapnya penuh semangat.**

Pos terkait