Brilian•BANDUNG – Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, menekankan pentingnya evaluasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berintegritas.
ㅤ
Pernyataan tersebut disampaikan di Bandung pada Kamis, 26 Maret 2026, dalam rangka mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan.
ㅤ
Menurutnya, ASN yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
ㅤ
Kebijakan penataan ASN, termasuk penghapusan tenaga non-ASN, dinilai sebagai langkah untuk menciptakan sistem kerja yang lebih tertata dan profesional, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
ㅤ
Namun demikian, Radea menilai kinerja ASN di lapangan masih perlu ditingkatkan. Sebagian ASN masih bekerja pada standar minimum, dengan minim inovasi serta belum menunjukkan semangat pelayanan publik yang optimal.
ㅤ
Ia juga menyoroti adanya isu lelang jabatan yang perlu dievaluasi secara menyeluruh agar tidak mencederai prinsip meritokrasi dalam birokrasi.
ㅤ
Radea turut membandingkan kondisi tersebut dengan tenaga kerja lain seperti petugas kebersihan, tenaga pemilah sampah, hingga guru honorer yang memiliki beban kerja besar namun masih menerima penghasilan relatif rendah.
ㅤ
Menurutnya, kesenjangan tersebut menjadi perhatian serius karena perbedaan kesejahteraan seharusnya selaras dengan kinerja, tanggung jawab, dan kontribusi nyata terhadap masyarakat.
ㅤ
Ia menegaskan, ASN yang telah mendapatkan gaji dan tunjangan lebih besar harus mampu menunjukkan profesionalisme, kinerja optimal, serta integritas tinggi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.
ㅤ
Selain itu, kebijakan efisiensi melalui skema Work From Anywhere (WFA) juga menjadi sorotan. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menurunkan kualitas pelayanan apabila tidak diimbangi dengan pengawasan serta indikator kinerja yang jelas.
ㅤ
Ia berharap kebijakan serupa tidak diterapkan di Kota Bandung dan tetap mengedepankan kehadiran ASN secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
ㅤ
Meski demikian, Radea mengakui masih banyak ASN yang memiliki kinerja baik dan mampu menghadirkan inovasi. Hal ini dinilai sebagai contoh positif yang perlu ditiru guna menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
ㅤ
Radea juga menekankan pentingnya keterlibatan DPRD, khususnya Komisi I, dalam proses pengisian jabatan melalui mekanisme lelang jabatan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.
ㅤ
Ia berharap momentum Idulfitri dapat menjadi refleksi bagi seluruh ASN untuk meningkatkan motivasi, integritas, serta semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.
ㅤ
Ke depan, peningkatan kinerja ASN diharapkan menjadi prioritas utama guna mewujudkan pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.**
Radea Respati Soroti Kinerja ASN, Dorong Pemerintahan Lebih Profesional dan Responsif





