Dedi Mulyadi Datangi Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi, BAZNAS Jabar Salurkan Santunan

Kamis, 30 Apr 2026 20:50 WIB
Dedi Mulyadi Datangi Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi, BAZNAS Jabar Salurkan Santunan

Brilian•BEKASI – BAZNAS Provinsi Jawa Barat mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam penyaluran santunan kepada keluarga korban kecelakaan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Bekasi, Rabu, 29 April 2026.

Penyaluran santunan dilakukan di kediaman keluarga almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, karyawan Kompas TV, yang berada di Komplek Griya Asri 2, Tambun Selatan.

Selain menyerahkan santunan, rombongan juga melanjutkan agenda dengan mengunjungi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk korban lain yang masih menjalani perawatan medis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi H. Aminnulloh, Direktur Utama Kompas TV Rosianna M. Silalahi, serta unsur Forkopimda dan sejumlah instansi terkait.

Berdasarkan informasi awal, kecelakaan terjadi pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.53 WIB di area Stasiun Bekasi Timur. Insiden bermula saat KRL relasi Bekasi–Jakarta berada dalam posisi berhenti di jalur stasiun, lalu tertabrak KA Argo Bromo Anggrek dari arah belakang.

Benturan keras mengakibatkan kerusakan pada bagian gerbong belakang, termasuk gerbong khusus perempuan, serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan memastikan pemerintah akan memberikan dukungan yang dibutuhkan.

Menurutnya, pemerintah bersama seluruh pihak terkait berkomitmen memberikan perhatian maksimal, baik bagi keluarga korban maupun bagi korban yang masih menjalani perawatan.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, menyebut kehadiran BAZNAS merupakan bagian dari respon kemanusiaan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

BAZNAS menegaskan bahwa penyaluran santunan merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat dan sosial keagamaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Santunan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban, sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah dan lembaga sosial terhadap masyarakat terdampak.

BAZNAS Jawa Barat juga memastikan akan terus hadir dalam berbagai situasi kemanusiaan dan mendukung upaya penanganan korban secara berkelanjutan.**(Ken)

Pos terkait