Pelayanan Publik Hari Pertama Kerja Pascalebaran di Bandung Dinilai Cepat dan Ramah

Rabu, 25 Mar 2026 16:04 WIB
Pelayanan Publik Hari Pertama Kerja Pascalebaran di Bandung Dinilai Cepat dan Ramah

Brilian•BANDUNG – Pelayanan publik pada hari pertama kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Bandung mendapat respons positif dari masyarakat.

Sejumlah warga menilai pelayanan di Mal Pelayanan Publik atau MPP Kota Bandung berjalan cepat, mudah, dan memuaskan.

Yuni Wahyuni, warga Jatihandap, Cicaheum, datang ke MPP untuk mengambil dokumen akta kelahiran.

Ia mengaku terkesan dengan pelayanan yang diterima karena prosesnya tidak memakan waktu lama.

“Sangat memuaskan. Antriannya enggak lama, cara pengambilannya juga cepat, dipermudah,” ujar Yuni, Rabu 25 Maret 2026.

Meski begitu, Yuni berharap layanan publik tetap menyediakan pilihan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem digital.

Menurutnya, layanan online memang membantu, tetapi pelayanan tatap muka tetap dibutuhkan sebagian warga.

“Kalau bisa online juga bisa, tapi offline juga tetap ada. Soalnya ada yang enggak bisa pakai HP,” katanya.

Hal serupa disampaikan Suwito, warga Bandung yang mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Ia menilai pelayanan pada hari pertama kerja setelah libur panjang sudah berjalan lancar.

“Alhamdulillah sudah mulai lancar. Harapannya ke depan bisa lebih lancar lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Rini, warga Cibangkong, juga merasakan kemudahan pelayanan di MPP Kota Bandung.

Ia bahkan menyebut proses layanan berlangsung sangat cepat karena kondisi antrean masih lengang.

“Masih sepi jadi cepat. Satu menit sudah selesai. Petugasnya juga ramah-ramah,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung memastikan seluruh pelayanan publik langsung berjalan optimal pada hari pertama kerja usai libur panjang.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, telah meninjau Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut atau RSKGM serta Mal Pelayanan Publik.

Dari hasil pemantauan tersebut, seluruh layanan disebut sudah kembali beroperasi secara penuh.

“Pelayanan sudah 100 persen berfungsi. Tidak ada kendala berarti di hari pertama kerja ini,” ujar Iskandar di MPP.

Iskandar menjelaskan, tingkat kehadiran aparatur sipil negara atau ASN pada hari pertama kerja juga tergolong tinggi.

Dari total pegawai, sebanyak 96 persen telah kembali bekerja.

“Pegawai yang masuk hari ini sekitar 96 persen. Sisanya 4 persen itu karena cuti dan sakit. Tidak ada yang tanpa keterangan,” ungkapnya.

Iskandar menegaskan, khusus untuk layanan publik, tidak diperkenankan adanya sistem work from anywhere atau WFA.

Seluruh petugas pelayanan diwajibkan hadir langsung agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dengan baik.

“Kalau pelayanan itu tidak boleh ada yang WFA. Harus 100 persen masuk. Kecuali yang di back office atau yang berbasis aplikasi digital,” ungkapnya.**

Pos terkait