Brilian•BANDUNG – Pelayanan publik pada hari pertama kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Bandung mendapat respons positif dari masyarakat.
ㅤ
Sejumlah warga menilai pelayanan di Mal Pelayanan Publik atau MPP Kota Bandung berjalan cepat, mudah, dan memuaskan.
ㅤ
Yuni Wahyuni, warga Jatihandap, Cicaheum, datang ke MPP untuk mengambil dokumen akta kelahiran.
ㅤ
Ia mengaku terkesan dengan pelayanan yang diterima karena prosesnya tidak memakan waktu lama.
ㅤ
“Sangat memuaskan. Antriannya enggak lama, cara pengambilannya juga cepat, dipermudah,” ujar Yuni, Rabu 25 Maret 2026.
ㅤ
Meski begitu, Yuni berharap layanan publik tetap menyediakan pilihan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem digital.
ㅤ
Menurutnya, layanan online memang membantu, tetapi pelayanan tatap muka tetap dibutuhkan sebagian warga.
ㅤ
“Kalau bisa online juga bisa, tapi offline juga tetap ada. Soalnya ada yang enggak bisa pakai HP,” katanya.
ㅤ
Hal serupa disampaikan Suwito, warga Bandung yang mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor.
ㅤ
Ia menilai pelayanan pada hari pertama kerja setelah libur panjang sudah berjalan lancar.
ㅤ
“Alhamdulillah sudah mulai lancar. Harapannya ke depan bisa lebih lancar lagi,” ucapnya.
ㅤ
Sementara itu, Rini, warga Cibangkong, juga merasakan kemudahan pelayanan di MPP Kota Bandung.
ㅤ
Ia bahkan menyebut proses layanan berlangsung sangat cepat karena kondisi antrean masih lengang.
ㅤ
“Masih sepi jadi cepat. Satu menit sudah selesai. Petugasnya juga ramah-ramah,” katanya.
ㅤ
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung memastikan seluruh pelayanan publik langsung berjalan optimal pada hari pertama kerja usai libur panjang.
ㅤ
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, telah meninjau Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut atau RSKGM serta Mal Pelayanan Publik.
ㅤ
Dari hasil pemantauan tersebut, seluruh layanan disebut sudah kembali beroperasi secara penuh.
ㅤ
“Pelayanan sudah 100 persen berfungsi. Tidak ada kendala berarti di hari pertama kerja ini,” ujar Iskandar di MPP.
ㅤ
Iskandar menjelaskan, tingkat kehadiran aparatur sipil negara atau ASN pada hari pertama kerja juga tergolong tinggi.
ㅤ
Dari total pegawai, sebanyak 96 persen telah kembali bekerja.
ㅤ
“Pegawai yang masuk hari ini sekitar 96 persen. Sisanya 4 persen itu karena cuti dan sakit. Tidak ada yang tanpa keterangan,” ungkapnya.
ㅤ
Iskandar menegaskan, khusus untuk layanan publik, tidak diperkenankan adanya sistem work from anywhere atau WFA.
ㅤ
Seluruh petugas pelayanan diwajibkan hadir langsung agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dengan baik.
ㅤ
“Kalau pelayanan itu tidak boleh ada yang WFA. Harus 100 persen masuk. Kecuali yang di back office atau yang berbasis aplikasi digital,” ungkapnya.**
Pelayanan Publik Hari Pertama Kerja Pascalebaran di Bandung Dinilai Cepat dan Ramah





