DPRD Kota Probolinggo Apresiasi Bantuan 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 12 Des 2025 14:37 WIB
DPRD Kota Probolinggo Apresiasi Bantuan 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Subianto

Brilian°Probolinggo – Penyerahan bantuan 100 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada para tukang becak di Kota Probolinggo mendapat perhatian khusus dari DPRD Kota Probolinggo. Anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Poniman, hadir langsung dalam kegiatan yang digelar di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Jumat (12/12).

Dalam keterangannya, Poniman menyebut bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk hadirnya negara dalam mendukung para pengayuh becak yang selama ini menggantungkan hidup pada transportasi tradisional.

“Ini adalah penyerahan becak listrik bantuan dari Bapak Presiden. Kota Probolinggo mendapatkan 100 unit yang diserahkan kepada tukang becak dengan usia di atas 55 tahun,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan adanya batasan usia tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa para penerima adalah kelompok yang selama ini paling membutuhkan dukungan. “Harapan kami, dengan usia segitu, mereka yang sudah tidak kuat lagi untuk menarik becak manual bisa terbantu melalui becak listrik ini,” lanjutnya.

Poniman juga menekankan bahwa program bantuan ini bersifat nasional. Seluruh kabupaten dan kota di Indonesia masing-masing menerima alokasi 100 unit becak listrik pada tahap pertama. Kota Probolinggo menjadi salah satu daerah yang ikut merasakan manfaat program tersebut.

Sebagai transportasi ramah lingkungan, becak listrik dinilai membuka peluang baru di sektor wisata lokal. Poniman melihat potensi besar bagi Kota Probolinggo, terutama dengan adanya aktivitas kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Tembaga.

“Nantinya becak listrik ini bisa diarahkan menjadi becak wisata. Dengan keseragaman armada, kita bisa menata layanan bagi wisatawan yang datang, khususnya kapal pesiar. Ini sangat memungkinkan,” jelasnya.

Terkait manajemen operasional, ia memastikan bahwa para pengayuh telah memiliki koordinator kecamatan (korcam) untuk memudahkan pengaturan apabila terdapat kebutuhan mendampingi wisatawan dalam jumlah besar.

Poniman juga menegaskan bahwa becak listrik yang diberikan memiliki nomor identitas penerima sehingga tidak boleh diperjualbelikan ataupun digadaikan. “Tidak boleh dijual, tidak boleh diganti orang lain. Ada sanksi hukumnya. Bantuan ini harus dipakai sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ia berharap para penerima menggunakan becak listrik tersebut untuk meningkatkan pendapatan keluarga serta mendukung citra Kota Probolinggo sebagai kota yang ramah dan tertib dalam layanan transportasi rakyat.

“Teman-teman becak yang mendapatkan becak listrik hari ini saya harap benar-benar mempergunakannya dengan baik. Ini kesempatan untuk meningkatkan ekonomi mereka,” ujar Poniman menutup keterangannya.

Dengan dukungan DPRD Kota Probolinggo, program nasional ini diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat kesejahteraan pelaku ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong perkembangan sektor wisata di Kota Probolinggo.

 

Pitric Ferdianto

Pos terkait