Brilian•BANDUNG – Komitmen anggota DPRD Kota Bandung dalam memperjuangkan hak-hak warga kembali ditunjukkan oleh Aswan Asep Wawan. Anggota Komisi IV ini turun langsung ke Kompleks Vijaya Kusuma Permai RW 16, Kecamatan Cibiru, pada Senin, 5 Mei 2025, guna menindaklanjuti keluhan warga terkait belum diserahkannya Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) oleh pihak pengembang kepada pemerintah.
Aspirasi tersebut disampaikan warga dalam masa reses beberapa waktu lalu. Aswan menjelaskan bahwa selama lebih dari 35 tahun, warga belum memperoleh hak atas fasilitas umum seperti taman, jalan lingkungan, hingga penerangan karena belum ada proses serah terima resmi dari pengembang kepada Pemerintah Kota Bandung.
“Alhamdulillah forum warga sudah terbentuk. Saya siap kawal agar penyerahan ini benar-benar tuntas. Sudah terlalu lama warga menunggu hak mereka,” ujarnya di lokasi.
Dalam kunjungan tersebut, Aswan didampingi pihak kelurahan dan dinas teknis terkait. Proses pengukuran lapangan dilakukan untuk menentukan batas dan luas aset yang akan diserahkan. Plang informasi juga direncanakan akan segera dipasang di sejumlah titik strategis, termasuk area GOR dan ruko.
Aswan menegaskan bahwa fasilitas yang sudah digunakan publik seharusnya bisa segera dinikmati manfaatnya melalui program pemerintah. Namun selama legalitas belum jelas, alokasi bantuan kerap terhambat.
“Warga membayar pajak, tentu berhak atas layanan. Kita dorong agar tidak ada lagi wilayah yang terabaikan karena urusan administratif PSU,” tegasnya.
Mengenai sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan fasilitas umum, Aswan mendorong adanya penyelesaian damai melalui musyawarah. Ia berharap tidak perlu terjadi pembongkaran jika bisa dicapai kesepakatan yang adil bagi semua pihak.
“Intinya kita cari solusi terbaik. Jangan sampai menimbulkan konflik. Semua bisa dibicarakan dengan baik,” katanya.
Aswan juga mencatat, kasus serupa banyak ditemukan di wilayah lain. Ia memastikan akan terus mengawal proses serupa demi terciptanya keadilan ruang bagi seluruh warga Kota Bandung.**





