Dorong Devisa Lewat Wisata dan Kuliner, Bambang Haryo Ajak Optimalkan Promosi Digital

Senin, 28 Apr 2025 10:35 WIB
Dorong Devisa Lewat Wisata dan Kuliner, Bambang Haryo Ajak Optimalkan Promosi Digital

PASURUAN – Di tengah tekanan melemahnya nilai tukar rupiah, sektor pariwisata dan kuliner Nusantara dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat perekonomian nasional. Potensi ini disoroti Anggota Komisi VII DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS), dalam acara “Diseminasi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata melalui Media Digital” di Inna Tretes, Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (26/4/2025).

Menurut Bambang, pariwisata Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan berkat berbagai inovasi yang dilakukan Kementerian Pariwisata. Saat ini, lebih dari 24 juta pelaku wisata terlibat dalam sektor ini, menjadikannya salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Salah satu strategi yang dinilai potensial adalah pemberdayaan tenaga kerja Indonesia di luar negeri sebagai duta promosi pariwisata. Dengan jumlah sekitar 4,5 juta orang, tenaga kerja ini bisa menjadi ujung tombak dalam mengenalkan keindahan dan budaya Indonesia kepada dunia.

Bacaan Lainnya

“Kalau satu orang bisa mengajak dua wisatawan per tahun, potensi kita bisa menambah 10 juta kunjungan wisatawan mancanegara dalam waktu singkat,” ujar Bambang.

Tak hanya pariwisata, sektor kuliner Nusantara juga dinilai menyimpan potensi besar. Bambang mencatat, ada sekitar 10 ribu jenis makanan khas daerah yang belum tergarap optimal untuk mendukung pariwisata.

Untuk mempercepat promosi, Bambang mendorong pemanfaatan media digital secara maksimal. Ia menilai, platform seperti media sosial, situs web, hingga aplikasi pariwisata menjadi kunci untuk menjangkau audiens yang lebih luas, dengan narasi kuat mengenai kekayaan budaya, keindahan alam, dan keramahan masyarakat Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Analis Kebijakan Ahli Muda Kementerian Pariwisata, Emi Irmawati, menegaskan pentingnya adaptasi terhadap era digital. Saat ini, promosi dilakukan melalui dua kanal utama: Pesona Indonesia untuk pasar domestik dan Wonderful Indonesia untuk pasar internasional.

“Kami bekerja sama dengan 218 mitra untuk memperkuat promosi pariwisata melalui platform digital mereka masing-masing, dan semua ini tanpa membebani APBN,” jelas Emi.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan DPR RI Komisi VII, khususnya atas dukungan Bambang Haryo, serta keterlibatan para mitra dan pejabat daerah dalam memperkuat upaya promosi pariwisata nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *