Brilian•BANDUNG – Pasangan calon nomor urut 2, Dhean Salvez Ilhammy dan Mohamad Rafli Firdaus, menyatakan kesiapan maju dalam kontestasi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Pasundan periode 2026/2027.
ㅤ
Keduanya hadir dengan membawa nama koalisi ARJUNA, akronim dari Alvez Rafli Menuju Aksi Nyata. Melalui gagasan tersebut, pasangan ini ingin menghadirkan gerakan mahasiswa yang tidak hanya kuat dalam wacana, tetapi juga mampu memberi dampak langsung bagi civitas akademika FH Unpas.
ㅤ
Dengan tagline “Mari Beraksi”, ARJUNA menawarkan konsep kepemimpinan yang bertumpu pada nilai Melayani, Adaptif, Responsif, Berintegritas, Aksi Nyata, Solidaritas, dan Inklusif. Nilai tersebut menjadi dasar arah gerak mereka dalam membangun BEM FH Unpas yang lebih terbuka dan responsif.
ㅤ
Calon Ketua BEM FH Unpas nomor urut 2, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan ARJUNA ingin menjadikan BEM sebagai rumah bersama bagi mahasiswa. Ia menilai organisasi mahasiswa harus mampu mendengar aspirasi, merangkul potensi, serta membuka ruang partisipasi tanpa sekat.
ㅤ
“Kami hadir bukan untuk menjadi penguasa menara gading, melainkan pelayan mahasiswa. ARJUNA ingin memastikan BEM FH Unpas menjadi rumah bersama yang inklusif, tempat di mana setiap aspirasi didengar dan setiap potensi dirangkul tanpa sekat,” ujar Dhean dalam keterangannya, Selasa, 26 Mei 2026.
ㅤ
ARJUNA membawa visi menjadikan BEM FH Unpas sebagai organisasi yang inklusif, adaptif, dan responsif. Visi itu diarahkan untuk membentuk mahasiswa hukum yang solid, berintegritas, serta memberi dampak nyata dengan berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan nilai Kepasundanan.
ㅤ
Pasangan ini juga menyiapkan misi strategis, mulai dari membangun iklim mahasiswa yang berkeadaban, mengawal hak-hak mahasiswa, merangkul seluruh elemen FH Unpas, hingga mendorong peningkatan prestasi melalui budaya kajian yang lebih inklusif.
ㅤ
Calon Wakil Ketua BEM FH Unpas, Mohamad Rafli Firdaus, menambahkan bahwa gerakan mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan daya kritis. Menurutnya, budaya kajian berbasis data perlu diperkuat agar mahasiswa hukum mampu membaca isu secara lebih tajam.
ㅤ
“Gerakan kita harus organik dan berbasis data melalui budaya kajian. Selain itu, kami akan memperluas jejaring FH Unpas dengan para profesional hukum agar mahasiswa siap menghadapi dunia kerja setelah lulus,” kata Rafli.
ㅤ
Melalui momentum Pemira FH Unpas, ARJUNA mengajak mahasiswa menggunakan hak pilih secara bijak. Pasangan Dhean Salvez dan Mohamad Rafli berharap demokrasi kampus tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi ruang lahirnya gagasan, keberanian, dan aksi nyata bagi mahasiswa.**(Ken)
ㅤ
Dhean Salvez dan Mohamad Rafli Bawa ARJUNA ke Pemira FH Unpas, Siap Dorong Aksi Nyata Mahasiswa





