Sidoarjo – Modernisasi pertanian menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyalurkan bantuan traktor roda empat kepada petani Desa Gedang Rowo, Kecamatan Prambon, Sidoarjo.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama Kementerian Pertanian dan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo. Dalam keterangannya, BHS menegaskan bahwa mekanisasi pertanian merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Ia menjelaskan, sekitar 80 persen wilayah Desa Gedang Rowo merupakan lahan pertanian produktif. Sementara itu, Kecamatan Prambon masih mempertahankan sekitar 50 persen area persawahan dari total wilayahnya. Kabupaten Sidoarjo sendiri tercatat memiliki kurang lebih 18 ribu hektare lahan pertanian.
“Potensi ini harus kita jaga dan tingkatkan. Dengan dukungan alat modern seperti traktor roda empat, petani bisa bekerja lebih cepat dan hasilnya diharapkan lebih maksimal,” ujar BHS.
Menurutnya, usia petani yang mayoritas di atas 40 tahun menjadi pertimbangan penting dalam penyediaan alat modern. Penggunaan traktor roda empat dinilai mampu mempercepat pengolahan lahan sekaligus mengurangi beban kerja petani.
BHS menambahkan bahwa peningkatan produktivitas pertanian di daerah akan berdampak langsung pada penguatan ketahanan pangan nasional. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani setempat.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, Eny Rustianingsih, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa wilayah Prambon termasuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) sesuai Perda Rencana Tata Ruang 2024.
“Dengan mekanisasi, kita ingin pertanian Sidoarjo semakin modern dan mampu menarik generasi muda untuk terjun ke sektor ini,” katanya.
Pemerintah daerah optimistis langkah ini akan memperkuat posisi Sidoarjo sebagai salah satu penopang produksi pangan di Jawa Timur.





