BHS Apresiasi Petani Wonokalang Bisa Tiga Kali Panen Padi Setahun

Sabtu, 26 Sep 2026 10:42 WIB
BHS Apresiasi Petani Wonokalang Bisa Tiga Kali Panen Padi Setahun

Surabaya — Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi petani Desa Wonokalang, Sidoarjo, yang mampu mengoptimalkan lahan pertanian hingga tiga kali musim tanam dalam setahun.

BHS menyampaikan apresiasi tersebut saat mengikuti kegiatan tanam padi bersama petani di Desa Wonokalang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jumat.

Menurutnya, pengelolaan lahan pertanian sekitar 90 hektare di wilayah tersebut menunjukkan potensi peningkatan produktivitas pertanian di Sidoarjo.

Bacaan Lainnya

“Lahan pertanian seluas sekitar 90 hektare di wilayah tersebut mampu dikelola hingga tiga kali musim tanam dalam setahun dengan produktivitas mencapai 9,5 ton gabah per hektare,” kata BHS.

Ia menilai capaian tersebut perlu didukung dengan sarana pertanian yang memadai, terutama mekanisasi untuk mempercepat proses tanam dan panen.

BHS mengatakan akan menyampaikan kebutuhan tambahan traktor bagi petani kepada Kementerian Pertanian.

“Untuk mencapai percepatan musim tanam ketiga atau tiga kali panen, tentu harus diimbangi dengan mekanisasi. Karena itu, saya akan menyampaikan kebutuhan tambahan traktor ini kepada Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Selain mekanisasi, BHS menekankan pentingnya ketersediaan pupuk, pompanisasi dan kepastian harga gabah bagi keberlanjutan produksi pertanian.

Ia menyebut harga gabah di tingkat petani saat ini dapat mencapai sekitar Rp7.700 per kilogram, sementara harga pembelian pemerintah berada di kisaran Rp6.500 per kilogram.

BHS menilai kondisi harga tersebut dapat menjadi salah satu pendorong semangat petani untuk mempertahankan produktivitas.

“Dengan dukungan pupuk dan pompanisasi, kita berharap produktivitas pertanian semakin meningkat,” katanya.

Camat Wonoayu Anwar mengatakan peningkatan kesejahteraan petani juga berpotensi mendorong keterlibatan generasi muda di sektor pertanian.

“Dengan turunnya harga pupuk dan naiknya harga hasil pertanian, terutama gabah, ini akan memberi dukungan yang luar biasa kepada pemuda untuk turun aktif dalam bidang pertanian,” ujar Anwar.

BHS kemudian ikut turun ke sawah dan menanam padi bersama para petani sebagai bagian dari kegiatan tersebut.

Pos terkait