Sidoarjo – Anggota Komisi VII DPR RI **Bambang Haryo Soekartono (BHS)** mengajak masyarakat Sidoarjo yang belum mengikuti program **Cek Kesehatan Gratis (CKG)** segera memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tersebut.
Ajakan itu disampaikan BHS saat meninjau pelaksanaan CKG di Puskesmas Buduran, Sidoarjo, Jumat. Ia menilai pemeriksaan gratis menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih awal.
BHS menyebut partisipasi masyarakat Sidoarjo dalam program tersebut telah menunjukkan capaian positif. Berdasarkan informasi yang diterimanya, cakupan pemeriksaan telah mencapai **lebih dari 58 persen** dari total penduduk, melampaui target nasional sebesar 46 persen.
“Ini prestasi yang luar biasa. Dari informasi yang saya terima, Sidoarjo bahkan menduduki peringkat atas di Jawa Timur dalam mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan gratis,” ujar BHS.
Ia menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang sudah merasakan sakit. Deteksi dini, menurut BHS, penting agar potensi penyakit dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.
“Kalau kita tahu lebih awal penyakit yang kita miliki, tentu lebih awal pula kita bisa mengobatinya sehingga kita bisa kembali sehat. Masyarakat yang sehat akan meningkatkan produktivitas,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Laksmie Herawati Yuantina menjelaskan, target yang ditetapkan Pemkab Sidoarjo mencapai **52 persen**, lebih tinggi dibanding target RPJMN tahun ini.
Hingga pertengahan September, capaian telah melewati angka tersebut. Namun, Dinkes masih memprioritaskan peningkatan pemeriksaan bagi kelompok anak usia sekolah, dewasa, dan lansia.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, sejumlah penyakit tidak menular seperti **hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung** termasuk kondisi yang banyak ditemukan.
Laksmie mengatakan masyarakat yang ditemukan memiliki kasus tertentu dapat memperoleh obat inisiasi dari pemerintah untuk sekitar dua minggu, sebelum melanjutkan pengobatan di puskesmas.

