BAZNAS Jabar Turun ke Genangan Banjir Kabupaten Bandung, 500 Paket Sembako Disalurkan

Jumat, 5 Des 2025 19:19 WIB
BAZNAS Jabar Turun ke Genangan Banjir Kabupaten Bandung, 500 Paket Sembako Disalurkan

Brilian•BANDUNG – Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung dan menyisakan kecemasan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Air yang meluap dari aliran sungai membuat permukiman di Dayeuhkolot, Baleendah, hingga Bojongsoang kembali tak berdaya di hadapan genangan setinggi lutut hingga pinggang. Warga harus mengevakuasi barang seadanya, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di lantai dua rumah.

Di tengah situasi ini, BAZNAS Jawa Barat hadir langsung ke lokasi terdampak dengan menurunkan tim respon bencana dan membawa ratusan paket bantuan. Sebanyak 500 paket sembako dibagikan door to door menggunakan perahu agar dapat menjangkau titik-titik permukiman yang masih tergenang.

Ketua BAZNAS Jabar, Dr. H. Anang Djauharuddin, M.M.Pd, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil kepercayaan para muzakki dan donatur selama ini. “Kami ingin memastikan warga yang terdampak banjir tidak merasa sendirian. Semoga bantuan ini memberi sedikit kelegaan dan kekuatan untuk tetap bertahan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Tim BAZNAS bergerak dari pagi hingga siang, memastikan distribusi berlangsung tepat sasaran. Mereka juga berkoordinasi dengan BPBD untuk memantau wilayah yang kondisi banjirnya masih fluktuatif. Bila debit air kembali naik, tim telah bersiap dengan bantuan lanjutan.

Selain sembako, BAZNAS Jabar juga menyiapkan langkah pemulihan pascabanjir. Pendampingan psikososial, pemetaan kebutuhan warga, serta dukungan logistik tambahan akan dilakukan apabila situasi belum membaik.

Bagi banyak keluarga, bantuan ini datang pada waktu yang tepat. Dalam kondisi listrik terbatas, akses jalan terputus, dan aktivitas ekonomi lumpuh, sekantong sembako bukan hanya soal kebutuhan harian—tetapi juga simbol bahwa ada pihak yang sigap hadir.

BAZNAS Jabar memastikan komitmennya tidak berhenti pada penyaluran hari ini. “Kami akan terus mendampingi sampai kondisi masyarakat kembali pulih,” tegas Anang.

Musim hujan baru memasuki awal, dan Kabupaten Bandung kembali diuji. Namun di sisi lain, kepedulian yang hadir dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa solidaritas masyarakat tetap menjadi kekuatan terbesar di tengah bencana.**

Pos terkait