Brilian-news.id | MAGETAN – Rutan Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menerima kunjungan Studi Tiru Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Tim Kerja Pembangunan ZI Rutan Kelas IIB Nganjuk, Jumat (05/12/2025). Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Nganjuk dan disambut hangat oleh Kepala Rutan Magetan beserta jajaran.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya Rutan Nganjuk dalam memperkuat strategi pembangunan ZI melalui pembelajaran langsung dari satuan kerja yang telah lebih dulu meraih predikat WBK. Rutan Magetan dipilih sebagai lokasi studi tiru karena keberhasilannya meraih predikat WBK pada tahun 2023 melalui penguatan komitmen, inovasi layanan, dan peningkatan kualitas sarana prasarana.
Setibanya di Rutan Magetan, rombongan diajak berkeliling untuk melihat langsung berbagai sarana prasarana layanan publik serta inovasi andalan Rutan Magetan. Beberapa titik layanan yang ditinjau meliputi Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), inovasi ALIM (Anjungan Layanan Integrasi Mandiri), serta inovasi SARANGAN (Sentra Area Layanan Warga Binaan).
Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan pemaparan mengenai pelaksanaan Proyek Perubahan Pembangunan Zona Integritas di Aula Rutan Magetan. Dalam sambutannya, Kepala Rutan Nganjuk, Arief Budi Prasetya, mengapresiasi sikap terbuka Rutan Magetan yang bersedia berbagi pengalaman dan inovasi dalam pembangunan Zona Integritas.
“Kita di sini mohon izin mau nyontek apa-apa yang bagus di Rutan Magetan untuk nanti ya kita ATM, Pak, amati, tiru, mungkin dimodifikasi sesuai situasi dan kondisi di Rutan Nganjuk. Walaupun Rutan kecil, tapi rupanya fasilitasnya sudah terpenuhi dan pojok ALIM tadi setidaknya menginspirasi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ZI tidak terlepas dari kekompakan tim dan komitmen berkelanjutan dalam memperbaiki data dukung serta inovasi pelayanan.
“Kami menerima dengan senang hati kehadiran Bapak Ibu semua dari Nganjuk. Dengan segala keterbatasan kami mohon maaf, semoga kegiatan ini bermanfaat. Yang terpenting itu kompak. Data dukung harus dicek benar-benar, semakin teliti semakin terlihat kekurangannya. Intinya kita harus teliti, kompak, dan menjalankan inovasi dengan berkelanjutan agar pembangunan ZI ini terserap,” tegasnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dari kedua pihak sebagai simbol apresiasi dan kerja sama. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif dengan antusiasme tinggi dari seluruh anggota tim.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya rangkaian studi tiru. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antar-satuan kerja Pemasyarakatan semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin bersih, transparan, dan berintegritas. (Humas Rutan Magetan)





