Brilian*Banten – Pemerintah Provinsi Banten menyerahkan kebijakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) pada 8 kota dan kabupaten di wilayahnya disesuaikan dengan kebijakan pemkot dan pemkab masing-masing. Saat ini belum semua daerah menerapkan kebijakan PTM 100 persen.
“Menyesuaikan kondisi wilayah, tadi disampaikan Pak Wali Kota Tangsel, sudah bisa 100 persen. Tapi dibagi dua shift pagi dan siang. Nanti kita melihat dari hasil evaluasi pelaksanaan PTM seminggu atau dua minggu ke depan,” jelas Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat meninjau pelaksanaan PTM di SMPN 8 Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Selasa (4/1).
Kebijakan ini juga akan diikuti dengan langkah evaluasi. “Kunjungan Pemprov Banten melakukan fungsi koordinasi dengan Pemkot Tangsel, terkait proses PTM. Bagaimana melihat pelaksanaannya, evaluasinya, dan kami menekankan dalam konteks taat terhadap protokol kesehatan,” jelasnya pada awak media.
Andika menegaskan bahwa Pemprov Banten akan terus memonitor perkembangan kasus Covid-19 di 8 kota/kabupaten, sejalan dengan pelaksanaan PTM yang terus berlangsung.
“Kita lihat nanti, kalau misal Covid melandai, bisa 100 persen satu kelas. Sementara ini 100 persen dibagi dua shift pagi dan siang. Semua daerah berbeda-beda, ada yang 100 persen, ada yang 50 persen. Kita menyesuaikan karena yang mengetahui kondisi wilayah teman-teman di kabupaten/kota. Memang harapan masyarakat menginginkan untuk PTM normal 100 persen,” pungkasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.





