Bambang Haryo Soroti Efektivitas Promosi Digital Mandalika, Pertanyakan Besarnya Investasi Negara
JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mempertanyakan efektivitas strategi promosi digital Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika setelah melihat rendahnya interaksi media sosial kawasan tersebut. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Kementerian Pariwisata serta Badan Pengelola Otorita, Rabu.
Dalam rapat tersebut, Bambang menilai besarnya investasi negara yang telah dikucurkan untuk pembangunan KEK Mandalika seharusnya diikuti dengan strategi pemasaran yang mampu meningkatkan eksposur dan kunjungan wisatawan. Ia mengungkapkan pemerintah telah mengalokasikan anggaran infrastruktur sekitar Rp3,6 triliun, ditambah Penyertaan Modal Negara (PMN) yang sebagian digunakan untuk menutupi beban utang pengelola.
Menurut Bambang, pada 2023 nilai utang pengelola mencapai lebih dari Rp1 triliun. Nilai tersebut dinilainya hampir setara dengan anggaran Kementerian Pariwisata saat ini sehingga membutuhkan pengelolaan yang efektif dan hasil yang terukur.
Perhatian Bambang kemudian tertuju pada promosi digital yang disebut pihak pengelola mencapai 90 persen melalui media sosial. Namun, setelah membandingkan akun media sosial KEK Mandalika dengan akun pribadinya, ia menemukan tingkat interaksi yang jauh dari harapan.
“Begitu saya lihat di medsosnya, coba dibuka medsosnya kawasan ekonomi khusus Mandalika ini, jauh sekali sama medsos saya,” ujarnya dalam rapat.
Ia menilai rendahnya jumlah tanda suka maupun interaksi pada sejumlah unggahan menjadi indikator bahwa strategi promosi digital belum berjalan optimal. Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan besarnya anggaran yang telah digelontorkan pemerintah untuk mengembangkan destinasi wisata prioritas nasional tersebut.
Bambang meminta pengelola segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi pemasaran digital. Menurutnya, promosi yang efektif menjadi kunci agar investasi negara dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta keberhasilan KEK Mandalika sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia.





