Bambang Haryo: Kebijakan Presiden Prabowo Buka Babak Baru Kesejahteraan Pengemudi Ojol

Kamis, 2 Jul 2026 11:28 WIB
Bambang Haryo: Kebijakan Presiden Prabowo Buka Babak Baru Kesejahteraan Pengemudi Ojol

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyatakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait perubahan skema pembagian pendapatan ojek online menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesejahteraan jutaan pengemudi di Indonesia. Menurutnya, kebijakan yang mulai direalisasikan pada 1 Juli 2026 tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pelaku ekonomi digital.

Bambang Haryo mengatakan, perubahan pembagian komisi dari sebelumnya sekitar 20 persen untuk aplikator dan 80 persen bagi pengemudi menjadi maksimal 8 persen untuk aplikator dan 92 persen untuk pengemudi akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan para mitra pengemudi.

“Kebijakan ini merupakan langkah luar biasa yang diprogramkan Presiden Prabowo Subianto. Dengan porsi pendapatan yang jauh lebih besar diterima pengemudi, kesejahteraan mereka tentu akan meningkat secara signifikan,” ujar Bambang Haryo dalam keterangannya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, manfaat kebijakan tersebut tidak hanya berhenti pada peningkatan pendapatan. Pemerintah juga memberikan pengakuan kepada pengemudi ojek online sebagai pelaku usaha mikro melalui Kementerian UMKM sehingga mereka memiliki akses terhadap berbagai program pemberdayaan yang selama ini dinikmati pelaku UMKM.

Bambang menjelaskan, berbagai fasilitas seperti kemudahan perpajakan, akses pembiayaan usaha, kredit kepemilikan rumah, hingga pinjaman berbunga rendah menjadi peluang besar bagi para pengemudi untuk meningkatkan taraf hidup dan membangun kemandirian ekonomi.

Ia menilai langkah pemerintah tersebut merupakan bentuk perlindungan negara terhadap profesi pengemudi ojek online yang selama ini menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor transportasi dan logistik.

Meski memberikan apresiasi, Bambang juga berharap kesejahteraan yang meningkat dapat diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keselamatan berkendara, kenyamanan penumpang, serta ketepatan layanan pengiriman barang harus menjadi prioritas utama seluruh pengemudi.

“Dengan dukungan pemerintah yang semakin besar, saya berharap para pengemudi semakin profesional dalam memberikan pelayanan. Kesejahteraan yang meningkat harus sejalan dengan meningkatnya kualitas transportasi online di Indonesia,” katanya.

Bambang optimistis kebijakan tersebut akan memperkuat ekosistem transportasi digital nasional sekaligus memberikan manfaat bagi pengemudi, masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pos terkait