Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak hanya membantu masyarakat memperoleh rumah layak huni, tetapi juga mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan Bambang saat mendampingi kunjungan Menteri PKP Maruarar Sirait di Surabaya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Menurut Bambang, program bedah rumah yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu memiliki dampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Program BSPS ini merupakan instrumen penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Bambang, Sabtu, 9 Mei 2026.
Ia menjelaskan, di Surabaya program tersebut menargetkan renovasi sekitar 1.200 rumah warga. Hingga awal Mei 2026, sekitar 600 rumah telah masuk dalam pendataan Pemerintah Kota Surabaya dan ditargetkan selesai sebelum pertengahan Mei.
Bambang mengatakan rumah layak huni menjadi kebutuhan mendasar masyarakat karena berhubungan langsung dengan kesehatan, kenyamanan, serta masa depan keluarga.
“Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi tempat tumbuhnya keharmonisan keluarga, kesehatan yang baik, dan masa depan,” ujarnya.
Menurut dia, lingkungan rumah yang sehat dan aman akan memberikan pengaruh positif terhadap kualitas hidup masyarakat, termasuk mendukung produktivitas dan kreativitas keluarga.
Selain manfaat sosial, Bambang juga menyoroti dampak ekonomi dari program BSPS. Ia menilai kegiatan renovasi rumah akan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja konstruksi serta membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM penyedia bahan bangunan.
“Jumlah serapan tenaga kerja akan meningkat dan material UMKM juga akan menggeliat,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah juga menyiapkan dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah guna mendukung ekosistem pembangunan dan renovasi rumah masyarakat.
Bambang menyampaikan apresiasi kepada Menteri PKP Maruarar Sirait yang dinilai serius menjalankan program pembangunan perumahan rakyat. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya dalam percepatan pendataan rumah penerima bantuan.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden RI Bapak H. Prabowo Subianto dan Menteri PKP Maruarar Sirait yang sudah memberikan program perumahan di Kota Surabaya,” ujarnya.
Ia berharap program BSPS terus diperluas agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan akses terhadap rumah layak huni dan sehat.





