Bambang Haryo Gandeng Kemenparekraf Dorong Digitalisasi Promosi Wisata Lewat Bimtek di Sidoarjo

Sabtu, 10 Mei 2025 12:56 WIB
Bambang Haryo Gandeng Kemenparekraf Dorong Digitalisasi Promosi Wisata Lewat Bimtek di Sidoarjo

Sidoarjo – Transformasi digital terus didorong sebagai strategi utama untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) promosi pariwisata berbasis digital yang diselenggarakan Komisi VII DPR RI bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kamis (8/5/2025), di Hotel Luminor, Sidoarjo.

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur pelaku wisata dan pemangku kepentingan. Tujuannya, memberikan pemahaman serta keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk promosi destinasi wisata, produk kreatif, hingga layanan pendukung pariwisata lainnya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang mendesak untuk memperkuat sektor pariwisata nasional. Menurutnya, dengan digitalisasi, pelaku wisata di daerah dapat menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan internasional.

Bacaan Lainnya

“Indonesia menyimpan kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Tapi tanpa promosi yang tepat, kekayaan ini tidak akan dikenal dunia. Karena itu, digitalisasi adalah jawaban untuk mengangkat potensi tersebut,” ujar Bambang.

Politisi Partai Gerindra itu juga menyoroti rendahnya angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, yang masih berada di kisaran 12–16 juta per tahun. Angka ini dianggap belum mencerminkan potensi wisata Indonesia yang begitu beragam jika dibandingkan dengan negara seperti Prancis yang bisa menarik hingga 200 juta kunjungan dalam setahun.

“Kita punya modal besar: 2.500 lebih destinasi alam dan ribuan kekayaan budaya dari lebih 1.200 suku bangsa. Jika digarap dengan pendekatan modern, pariwisata kita bisa unggul secara global,” tambahnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menyambut baik pelaksanaan Bimtek ini. Ia menilai program tersebut sejalan dengan visi pembangunan pariwisata di Sidoarjo yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal.

“Kami mengembangkan konsep ‘Satu Desa Satu Kampanye Wisata’ di mana generasi muda didorong untuk mempromosikan potensi desa mereka, termasuk produk UMKM. Ini adalah upaya untuk membangun ekonomi berbasis komunitas,” ungkap Yudhi.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pusat dan daerah, serta penerapan teknologi digital secara masif, menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Perpaduan antara digitalisasi, budaya lokal, dan semangat kolaboratif menjadi fondasi kuat bagi Sidoarjo untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan nasional.

Pos terkait