Bambang Haryo Dorong UMKM Sidoarjo Gunakan Pembiayaan Ringan untuk Perluas Usaha

Rabu, 29 Okt 2025 09:18 WIB
Bambang Haryo Dorong UMKM Sidoarjo Gunakan Pembiayaan Ringan untuk Perluas Usaha

Sidoarjo — Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo agar berani memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) sebagai modal pengembangan bisnis.

Menurut Bambang Haryo, akses permodalan dengan bunga rendah yang disediakan pemerintah menjadi peluang besar bagi pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan pasar, terutama di era digital saat ini.

“Produk seperti ini luar biasa. Mereka sudah bisa menghasilkan ribuan tas per bulan tanpa pinjaman bank. Tapi saya menganjurkan agar memanfaatkan KUR atau KURDA, karena bunganya hanya dua persen. Ibaratnya pinjam tanpa beban bunga,” ujarnya saat mengunjungi sentra produksi tas SWA Craft di Sidoarjo, Selasa (28/10/2025).

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungan tersebut, Bambang Haryo memberikan apresiasi terhadap kemandirian pelaku usaha yang mampu menggerakkan ekonomi lokal dengan produksi hingga ribuan unit setiap bulan. Menurutnya, dukungan pemerintah melalui program pembiayaan murah dapat menjadi pendorong utama agar UMKM di daerah naik kelas.

Ia menambahkan, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menaikkan plafon KUR nasional dari Rp280 triliun menjadi Rp300 triliun. Skema ini memungkinkan pelaku usaha mengakses pinjaman tanpa agunan hingga Rp100 juta dengan bunga ringan antara 3 hingga 6 persen per tahun.

“Kebijakan ini sangat membantu pelaku usaha kecil, terutama di sektor kreatif seperti tas, batik, dan kerajinan tangan. Harapannya, UMKM di Sidoarjo bisa berkembang pesat dan menjadi kekuatan ekonomi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, pemilik SWA Craft, Swandono, menyambut positif dukungan tersebut. Ia menilai perhatian dari DPR RI memberikan semangat baru bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kunjungannya. Kehadiran Bapak BHS memberikan makna besar bagi kami. Kami berharap dukungan seperti ini terus berlanjut agar UMKM bisa tumbuh lebih besar,” ujarnya.

Swandono menuturkan, selama ini seluruh proses produksi dibiayai secara mandiri tanpa bantuan perbankan. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk mengakses KUR jika prosesnya mudah dan suku bunganya terjangkau.

“Selama ini kami membiayai produksi sendiri. Tapi kalau ada pinjaman bunga rendah, tentu sangat membantu untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar,” jelasnya.

Dengan dukungan pembiayaan murah dan pendampingan dari pemerintah, Bambang Haryo optimistis UMKM di Sidoarjo mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha yang lebih tangguh dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Pos terkait