Bambang Haryo Dorong Kebun Binatang Surabaya Jadi Ikon Wisata Edukasi Ramah Keluarga

Kamis, 19 Jun 2025 15:30 WIB
Bambang Haryo Dorong Kebun Binatang Surabaya Jadi Ikon Wisata Edukasi Ramah Keluarga

Surabaya – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai Kebun Binatang Surabaya (KBS) layak dijadikan ikon wisata edukasi yang murah, nyaman, dan menyenangkan untuk semua kalangan, terutama keluarga dan pelajar.

Dalam kunjungannya ke KBS, Bambang menyampaikan bahwa potensi kebun binatang ini tidak hanya terletak pada koleksi satwanya, tetapi juga pada nilai edukatif yang bisa diakses masyarakat dengan biaya sangat terjangkau.

“Tiket masuk hanya Rp15 ribu. Dengan harga segitu, pengunjung bisa mengenal berbagai spesies hewan, belajar tentang lingkungan, sekaligus menikmati waktu berkualitas bersama keluarga,” kata Bambang, Rabu (18/6).

Bacaan Lainnya

Ia mengajak sekolah-sekolah di wilayah Surabaya dan sekitarnya menjadikan KBS sebagai destinasi studi tahunan untuk mendekatkan siswa pada dunia fauna secara langsung.

Tak hanya menyoroti sisi edukatif, Bambang juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas penunjang bagi kenyamanan dan keselamatan pengunjung, mulai dari keberadaan klinik mini hingga perlengkapan pemadam kebakaran.

“Dengan rata-rata 5.000 pengunjung per hari, KBS perlu menyediakan layanan darurat dan pengamanan kebakaran untuk menjaga kenyamanan pengunjung,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Operasional KBS Nurika Widyasanti mengatakan pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya tarik kebun binatang tersebut.

“Tahun depan kami berencana menambah koleksi satwa baru, membangun wahana edukatif, serta memperkuat program konservasi,” jelas Nurika.

Salah satu program unggulan adalah mendatangkan harimau Sumatera betina sebagai pasangan dari harimau jantan yang telah ada. Upaya ini menjadi bagian dari pelestarian spesies langka secara berkelanjutan.

Dengan pengembangan yang terus dilakukan, KBS diproyeksikan menjadi ruang rekreasi dan edukasi yang tidak hanya membahagiakan, tetapi juga membentuk kesadaran lingkungan sejak dini bagi masyarakat Jawa Timur.

Pos terkait