Bambang Haryo Angkat Isu Kerusakan Laut, Dorong Patroli Polair di Perairan Sidoarjo

Kamis, 12 Feb 2026 08:55 WIB
Bambang Haryo Angkat Isu Kerusakan Laut, Dorong Patroli Polair di Perairan Sidoarjo
Bambang Haryo menggelar dialog dengan masyarakat Pesisir Sidoarjo/Foto : Istimewa

Sidoarjo – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyoroti dugaan penggunaan alat tangkap tidak ramah lingkungan oleh kapal nelayan dari luar daerah yang beroperasi di perairan Sidoarjo. Ia menilai praktik tersebut perlu segera ditertibkan demi melindungi nelayan lokal dan menjaga kelestarian ekosistem laut.

Keluhan itu disampaikan nelayan saat BHS menghadiri kegiatan bersama masyarakat pesisir di Sidoarjo, Rabu. Mereka mengungkapkan keresahan atas masuknya kapal dari luar wilayah yang diduga menggunakan alat tangkap seperti trawl yang tidak sesuai ketentuan.

Menurut BHS, penggunaan alat tangkap yang melanggar aturan berpotensi merusak habitat laut dan menurunkan hasil tangkapan nelayan tradisional. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Bacaan Lainnya

“Jika alat tangkap yang tidak sesuai aturan terus digunakan, dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga pada keberlangsungan usaha nelayan kecil,” ujarnya.

BHS menyatakan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar pengawasan di wilayah perairan Sidoarjo diperketat. Ia meminta Satuan Polisi Air (Polair) meningkatkan patroli untuk mencegah praktik yang merugikan nelayan setempat.

“Pengawasan harus ditingkatkan. Bila ditemukan pelanggaran, perlu ada langkah sesuai aturan agar memberi efek jera,” katanya.

Selain menyoroti aspek pengawasan, BHS juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan nelayan secara menyeluruh. Ia menyebut pemerintah tengah mendorong penguatan sektor perikanan, termasuk dukungan riset potensi sumber daya ikan dan penyediaan infrastruktur pendukung.

Salah satu upaya yang disampaikan adalah rencana penyediaan kapal penampung ikan dengan fasilitas pendingin (cold storage) bersuhu di bawah 10 derajat Celsius. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjaga mutu hasil tangkapan hingga sampai ke darat.

Dengan langkah pengawasan dan dukungan sarana tersebut, BHS berharap nelayan Sidoarjo dapat berusaha secara lebih aman dan berkelanjutan, serta ekosistem laut tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Pos terkait