92 Penembakan di Papua Sepanjang 2021

Jumat, 24 Des 2021 12:18 WIB
92 Penembakan di Papua Sepanjang 2021
92 Penembakan di Papua Sepanjang 2021

44 Meninggal, 15 di antaranya TNI-Polri

 

Brilian*Papua – Sebanyak 44 orang dilaporkan meninggal akibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di beberapa lokasi di Papua. Data ini sepanjang 2021.

“Memang benar dari 92 kasus penembakan yang terjadi mengakibatkan 44 orang meninggal, 15 orang diantaranya anggota TNI-Polri,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri dalam keterangan akhir tahun di Jayapura, seperti dilansir awak media ini, Kamis (23/12).

Bacaan Lainnya

Dia mengakui kasus penembakan yang melibatkan KKB mengalami kenaikan dibanding tahun 2020. Tahun lalu tercatat 49 kasus penembakan.

Kasus-kasus yang melibatkan KKB terjadi di tujuh polres. Yaitu Polres Mimika, Intan Jaya, Puncak, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga dan Polres Keerom.

Dari data yang ada terungkap selama periode itu tercatat 18 warga sipil meninggal dan 11 orang KKB dilaporkan tewas.

Ke depan, kata Kapolda dalam keterangan akhir tahun yang dihadiri tokoh-tokoh agama, anggota sudah diperintahkan untuk tidak melakukan pengejaran dengan berbagai alasan.

“Kalau anggota melakukan pengejaran, kemungkinan akan menimbulkan korban jiwa dan senjata sehingga memperkuat persenjataan mereka (KKB), ” jelas Fakhiri.

Kapolda Papua berharap ke depan aksi penembakan yang dilakukan KKB berkurang. Bahkan tidak lagi terjadi hingga Papua benar-benar menjadi “tanah damai”.

Apalagi nantinya polisi yang ditugaskan di wilayah itu adalah anak-anak asli setempat sehingga dapat membuat wilayah itu aman dari gangguan KKB.

“Saat ini 1.999 anggota polri program bintara noken yang dibiayai dana otonomi khusus dan merekalah yang akan dikembalikan ke daerah pengirim,” tegas Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri pada awak media mengakhiri perbincangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *