Antisipasi Omicron, BIN Bantu Percepat Vaksinasi Tahap 2

Jumat, 24 Des 2021 12:17 WIB
Antisipasi Omicron, BIN Bantu Percepat Vaksinasi Tahap 2
Antisipasi Omicron, BIN Bantu Percepat Vaksinasi Tahap 2 di Trenggalek

Brilian*Trenggalek – Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi massal tahap 2 untuk pelajar SMP dan SMA di SMKN 1 Pogalan dan Balai Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Kabag Ops BIN Jatim, Kolonel Inf Fahmi Sudirman, mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 5.500 dosis vaksin Covid-19 dalam agenda yang berlangsung pada 14 kecamatan di wilayah tersebut.

Fahmi mengimbau agar masyarakat di Kabupaten Trenggalek untuk tetap tertib menerapkan protokol kesehatan meski telah divaksinasi. Tujuannya guna mencegah varian Omicron menyebar.

Bacaan Lainnya

“Sehingga harapannya apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, capaian vaksinasi bulan Desember ini harus mencapai target 70%. Sementara vaksinasi untuk lansia harus mencapai 60%. Sehingga ke depan nantinya vaksinasi pelajar sekolah dasar (SD) di Kabupaten Trenggalek bisa segera dilaksanakan,” ujar Fahmi dalam keterangannya, Kamis (23/12).

Selain itu, terdapat 11.000 dosis vaksin Covid-19 yang telah didistribusikan untuk wilayah yang dipimpin oleh Mochamad Nur Arifin. Dia berharap masyarakat dapat mengikuti vaksinisasi demi terbentuk herd immunity.

“Jadi harapan kita yang belum melaksanakan vaksin, ayo kita melaksanakan vaksin bersama, demi kesehatan kita bersama, demi terwujudnya herd immunity di lingkungan masyarakat Kabupaten Trenggalek,” jelasnya pada awak media.

Capaian Vaksinasi Jelang Akhir Tahun
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan capaian vaksinasi sepekan sebelum pergantian tahun menuju 2022. Dia mengatakan capaian vaksinasi sudah mencapai 263 juta dosis.

“Sepekan sebelum akhir tahun, Indonesia telah menyuntikkan sebanyak 263 juta dosis vaksin kepada masyarakat. Dosis satu sudah 73 persen dari target, dosis dua 51 persen, anak-anak usia 6-11 tahun pun sudah mulai menerima vaksinasi,” kata Jokowi dikutip dalam akun instagramnya, Kamis (23/12).

Jokowi menjelaskan pecapaian tersebut hasil kerja keras semua pihak dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Melibatkan seluruh lapisan masyarakat dari atas hingga para tenaga kesehatan di puskesmas. Indonesia memiliki lebih 10 ribu puskesmas yang siap melayani masyarakat di masa pandemi Covid-19,” tegasnya pada awak media.

Jokowi mengingatkan mata rantai Covid-19 bisa diputus dengan bergotong-royong. Dia juga berpesan agar semua pihak menjaga protokol kesehatan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 usai liburan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *