Selain itu, aliran listrik di sekitar lokasi juga diputus sementara untuk menghindari risiko arus pendek yang dapat membahayakan warga.
Menurut laporan Diskar PB Kota Bandung, ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di kediaman Bambang, seorang warga setempat. Suara ledakan keras diikuti oleh derasnya aliran air yang keluar dari bawah tanah. Bambang dan keluarganya segera dievakuasi dengan bantuan warga sekitar. Namun, tidak lama setelah evakuasi, rumah Bambang dan rumah tetangganya roboh.
Menyaksikan kejadian tersebut, warga segera menghubungi Emergency Call 113 Diskar PB Kota Bandung untuk meminta bantuan. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB dan langsung melakukan penilaian cepat serta berkoordinasi dengan Ketua RW dan RT setempat.
Sesampainya di lokasi, petugas menemukan air masih meluap setinggi ± 50 cm. Mereka segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk PDAM Tirta Wening, PLN, DSDABM, dan BBWS Citarum, untuk menutup sementara pipa PDAM yang meledak.
Akibat ledakan ini, dua rumah di RT 01 RW 05 Kelurahan Maleer mengalami kerusakan berat hingga roboh, dengan dampak terhadap dua Kepala Keluarga (KK) yang berjumlah 10 jiwa. Selain itu, sebanyak 77 KK di RT 02 RW 05 Kelurahan Cibangkong terdampak banjir, dan terdapat dinding kirmir yang ambruk.
Hingga saat ini, petugas Diskar PB bersama pihak PDAM Tirta Wening dan DSDABM Kota Bandung masih berada di lokasi untuk melakukan tindakan lebih lanjut guna memastikan situasi kembali aman dan terkendali.**





