Tinjau Pos Damkar Buduran, Bambang Haryo Soroti Minimnya Fasilitas dan Honor Petugas

Kamis, 26 Feb 2026 14:23 WIB
Tinjau Pos Damkar Buduran, Bambang Haryo Soroti Minimnya Fasilitas dan Honor Petugas

Sidoarjo – Komitmen terhadap peningkatan layanan keselamatan publik ditegaskan Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, saat meninjau Pos Damkar Buduran, Sidoarjo, Rabu. Ia menemukan berbagai kekurangan, mulai dari keterbatasan alat pelindung diri hingga kesejahteraan petugas yang dinilai belum memadai.

Dalam peninjauan tersebut, Bambang menyebut ketersediaan APD baru mencapai sekitar 20 persen dari kebutuhan. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi bagi petugas yang setiap hari menghadapi situasi darurat.

Ia menekankan bahwa APD merupakan perlengkapan wajib yang harus dipenuhi pemerintah daerah. Tanpa perlindungan memadai, petugas berpotensi mengalami cedera serius saat bertugas memadamkan kebakaran.

Bacaan Lainnya

Selain APD, ia juga menyoroti armada pemadam yang belum seluruhnya dalam kondisi prima. Beberapa unit kendaraan disebut masih membutuhkan pembenahan agar dapat dioperasikan secara maksimal.

Menurut Bambang, kesiapan armada dan kelengkapan peralatan menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan penanganan kebakaran. Ia meminta pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pembenahan tersebut.

Persoalan kesejahteraan juga menjadi perhatian. Dengan honor sekitar Rp2,4 juta per bulan, Bambang menilai angka tersebut belum layak jika dibandingkan risiko kerja yang dihadapi petugas.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menyesuaikan penghasilan petugas setidaknya mendekati Upah Minimum Regional (UMR), agar mereka dapat bekerja dengan lebih tenang dan fokus.

Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, menyatakan pihaknya menerima masukan tersebut sebagai bahan evaluasi. Ia memastikan akan menyampaikan catatan tersebut kepada pimpinan daerah.

Sabino juga menegaskan bahwa BPBD dan Damkar tetap siaga selama 24 jam, termasuk saat libur Lebaran. Pembagian personel di beberapa pos dilakukan untuk memastikan respons cepat terhadap setiap laporan kebakaran maupun bencana.

Dalam kesempatan itu, masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan mudik, guna mencegah potensi kebakaran akibat kelalaian.

Pos terkait