Brilian•BANDUNG – Setiap anak terlahir dengan bakat dan keunikan masing-masing. Namun, untuk menemukan potensi tersebut, orang tua perlu melihat lebih dalam dan memberikan perhatian khusus pada tumbuh kembang anak sejak usia dini.
ㅤ
Beberapa waktu lalu, Dokter Subspesialis Neurologi Anak Klinik Utama Darra Medika, dr. Indra Sahril, SpA., Subsp. Neuro (K), menyampaikan bahwa bakat dapat diartikan sebagai kemampuan alami yang menonjol, baik dalam aspek kecerdasan maupun keterampilan tertentu.
ㅤ
Menurut dr. Indra, anak berbakat biasanya memiliki kemampuan yang lebih unggul dibandingkan teman sebayanya. Bentuknya bisa beragam, mulai dari prestasi akademik, kemampuan atletik, hingga kreativitas. Oleh karena itu, anak dengan potensi tersebut perlu mendapatkan stimulasi dan kesempatan belajar tambahan agar kemampuannya berkembang secara optimal.
ㅤ
Tak jarang orang tua bertanya kapan waktu yang tepat untuk mengetahui bakat dan kecerdasan anak. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melalui pemeriksaan IQ dan perkembangan, salah satunya dengan menggunakan Metode Griffith yang direkomendasikan untuk anak usia dini.
ㅤ
Metode Griffith merupakan tes perkembangan yang dirancang khusus untuk anak sejak usia dini. Tes ini tidak hanya menilai kecerdasan intelektual, tetapi juga memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan anak.
ㅤ
Dalam pelaksanaannya, Tes Griffith mengevaluasi sejumlah indikator penting, antara lain:
ㅤ
• kemampuan kognitif, meliputi pemahaman instruksi, pemecahan masalah, dan pengenalan pola
• bahasa dan komunikasi, yakni kemampuan anak memahami serta menggunakan kata dan kalimat
• motorik halus, seperti keterampilan menggunakan jari dan tangan
• motorik kasar, yang berkaitan dengan gerak tubuh, keseimbangan, dan koordinasi
• sosial dan personal, termasuk interaksi sosial, respon emosional, serta kemandirian
• kemampuan adaptif, yaitu cara anak menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi baru
ㅤ
Seluruh indikator tersebut saling melengkapi untuk memberikan potret perkembangan anak secara utuh dan akurat. Tes Griffith sebenarnya dapat dilakukan sejak anak masih kecil, namun periode yang paling ideal adalah pada masa golden age, yakni usia sekitar dua hingga lima tahun.
ㅤ
Pada fase ini, perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat sehingga hasil tes dapat menjadi dasar penting bagi orang tua dalam memberikan stimulasi yang sesuai. Tes Griffith juga disarankan dilakukan secara berkala karena perkembangan anak terus berlangsung.
ㅤ
Dr. Indra menegaskan bahwa Metode Griffith sangat penting karena tidak hanya mengukur IQ, tetapi juga menilai perkembangan kognitif, bahasa, motorik, hingga kemandirian sosial anak. Pemeriksaan berkala membantu tenaga medis memberikan stimulasi saraf yang tepat agar tumbuh kembang anak mencapai potensi maksimal.**
Tes Griffith Bantu Orang Tua Mengenali Potensi Anak Cerdas Sejak Dini





