Terombang Ambing di Laut Dievakuasi ke Aceh

Jumat, 31 Des 2021 11:30 WIB
Terombang Ambing di Laut Dievakuasi ke Aceh
Ratusan Etnis Rohingya Tiba di Aceh. ©2021

Brilian*Aceh – Lebih dari seratus orang etnis Rohingya dalam satu kapal kayu yang terombang-ambing di perairan Bireuen. Kapal tersebut ditemukan pertama sekali oleh nelayan Aceh pada Minggu (26/12) lalu, akhirnya merapat ke daratan.

Kapal etnis Rohingya itu ditarik menggunakan kapal KRI Parang-647 dari tengah laut menuju pelabuhan Kreung Geukueh, Lhokseumawe, Aceh. Mereka tiba sekitar pukul 00.08 WIB dini hari, Jumat (31/12).

“Ini sudah sampai. Ada 4 bus yang menunggu di pelabuhan Kreung Geukueh. Mereka akan dinaikkan ke bus lalu menuju ke camp BLK Kandang,” kata Iskandar, dari Yayasan Geutanyoe, lembaga yang fokus menangani pengungsi Rohingya kepada media ini.

Etnis Rohingya tersebut akan ditempatkan di camp Balai Latihan Kerja (BLK) Kandang, Kota Lhokseumawe. Mereka akan dikarantina selama 10 hari di sana.

“Mereka (etnis Rohingya) juga akan dilakukan pemeriksaan sesuai dengan standar penanganan Covid-19,” ujarnya.

Iskandar mengatakan, ratusan etnis Rohingya yang baru tiba di pelabuhan Kreung Geukueh usai terombang-ambing di laut selama 4 hari, kebanyakan dalam keadaan dehidrasi.

“Seperti yang sudah-sudah, yang pernah kita tangani, kemungkinan mereka (etnis Rohingya) juga mengalami ISPA, dan Skabies,” ungkapnya.

Penarikan kapal yang ditumpangi etnis Rohingya tersebut dilakukan sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB, Kamis (30/12). Aksi kemanusiaan tersebut bukan tanpa halangan, perairan laut Lhokseumawe sejak pagi hingga dini hari tadi, dilanda hujan deras dan gelombang tinggi. Meski memakan waktu belasan jam, penarikan kapal etnis Rohingya itu berlangsung selamat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *