Brilian News.id ° Mojokerto – Satuan Pramuka Penggalang Pondok Pesantren Islamic Center ELKISI Mojokerto menggelar kegiatan survival di alam bebas untuk melatih keterampilan bertahan hidup para santrinya.kegiatan tersebut Berlangsung selama dua hari di Puncak Puthuk Siwur, Kabupaten Mojokerto, dan diikuti oleh 30 anggota Pramuka Dewan Ambalan Habibie SMA ELKISI.
Tadabur alam menjadi inti dari kegiatan ini, di mana santri diajak lebih mencintai dan peduli terhadap lingkungan. Selain itu, mereka juga ditempa dalam kemampuan bertahan hidup serta meningkatkan ketahanan fisik dan mental.
Beragam aktivitas dilakukan selama kegiatan, seperti navigasi dengan peta dan kompas, serta berbagai keterampilan kepramukaan lainnya. Taris dan Abiyu, dua peserta yang antusias mengikuti kegiatan ini, mengungkapkan kesan mereka.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan dan menantang. Kami belajar banyak tentang survival dan pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Taris. Sabtu (15/2/25)
Pembina Pramuka, Kak Munif, menekankan bahwa pengalaman ini sangat penting bagi santri dalam membangun karakter dan kepedulian terhadap alam.
“Kami berharap santri menjadi generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik,” kata Kak Munif.
Kepala SMA ELKISI, Ust. Gunanto Amintoko, S.Si., M.Pd., menyambut baik program ini sebagai bagian dari pembinaan santri yang siap menghadapi tantangan dakwah di masa depan.
“Sebagai kader dai, mereka harus siap beradaptasi dengan berbagai medan dakwah di masyarakat. Santri SMA ELKISI harus memiliki mental dan fisik yang tangguh agar dapat tampil optimal di berbagai kondisi lingkungan,” ujar Ust. Gunanto.
Melalui kegiatan ini, diharapkan santri ELKISI semakin siap menghadapi tantangan di masa depan dengan semangat kepedulian lingkungan dan keterampilan survival yang mumpuni.





