Brilian-news.id | MOJOKERTO – Lapas Kelas IIB Mojokerto mempererat kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto melalui kunjungan resmi ke Kantor BNNK Mojokerto pada 11 Desember 2025. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antaraparat penegak hukum, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kunjungan tersebut, Kalapas Mojokerto Rudi Kristiawan hadir bersama Kepala KPLP, Kinayung Nirwana. Kehadiran pimpinan Lapas Mojokerto menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pengawasan dan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sekaligus memastikan Lapas tetap bebas dari peredaran gelap narkoba.
Rombongan Lapas Mojokerto diterima langsung oleh Kepala BNN Kota Mojokerto, Agus Sutanto. Melalui dialog yang berlangsung kondusif, kedua pihak membahas penguatan kolaborasi berupa peningkatan kompetensi petugas, kegiatan penyuluhan bahaya narkoba untuk WBP, hingga rencana pelaksanaan tes urine berkala sebagai langkah pencegahan dini di lingkungan Lapas.
Kalapas Mojokerto Rudi Kristiawan menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Lapas. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Lapas dan BNN sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh program pencegahan narkoba dapat berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto dan BNN Kota Mojokerto menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi lintas instansi demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kolaborasi yang terjalin diharapkan memberikan dampak positif bagi pengawasan dan pembinaan WBP di wilayah Mojokerto.





