Sidoarjo ° Brilian News.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui sejumlah instansi terus menggencarkan upaya penertiban terhadap peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendukung penerimaan negara dari sektor cukai.
Setelah sebelumnya jajaran Polsek Krian melakukan operasi penertiban di awal April lalu, dalam beberapa hari terakhir giliran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Bea Cukai Sidoarjo yang melakukan kegiatan serupa. Operasi tersebut menyasar wilayah Kecamatan Wonoayu.
Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, setidaknya ada dua lokasi di Wonoayu yang menjadi titik penindakan. Kegiatan ini dilakukan secara terpadu dan menyasar tempat-tempat yang diduga menjadi jalur peredaran rokok non cukai.
Kepala Satpol PP Sidoarjo, Drs. Yany Setyady, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu bersinergi dengan Bea Cukai dalam setiap pelaksanaan operasi. “Setiap kegiatan OPS rokok, selalu didampingi oleh Bea Cukai,” jawabnya singkat. Rabu (16/4/25)
Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menanggulangi peredaran produk ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat secara luas. Kerja sama lintas instansi juga menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka peredaran rokok ilegal di daerah.
Hingga berita ini ditayangkan. Terkait hasil operasi, pihak Satpol PP belum memberikan keterangan rinci mengenai ada tidaknya penjual maupun jumlah barang yang berhasil diamankan.
Penertiban ini diharapkan menjadi langkah preventif dan edukatif, agar masyarakat semakin memahami pentingnya peredaran produk yang sesuai dengan ketentuan hukum, khususnya di bidang cukai.





