GRESIK ° Brilian News.Id– Kepedulian terhadap sesama menjadi landasan aktivitas Yayasan Yaa Hayyu Yaa Qoyyum Kopi Gladak, sebuah yayasan sosial kemasyarakatan yang konsisten menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari santunan anak yatim dan dhuafa hingga kepedulian terhadap korban bencana.
Yayasan yang beralamat di Jalan Raya Balong Sono, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, tersebut didirikan dan dipimpin oleh H. Alim Sodikin, yang akrab disapa Alim kopi gladak. Sejak dirintis pada 2007, Kopi Gladak terus berupaya mempertahankan visi dan misinya melalui kegiatan sosial yang melibatkan jamaah serta masyarakat di sejumlah daerah.
Gus Alim menjelaskan, perjalanan Kopi Gladak selama hampir dua dekade tidak terlepas dari komitmen untuk menjaga istiqomah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satu agenda yang terus dilaksanakan adalah kegiatan rutin santunan bagi anak yatim dan dhuafa.
Menariknya, kegiatan rutin tersebut dilaksanakan secara bergiliran di kediaman para jamaah. Pola ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga memperluas keterlibatan jamaah dalam menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.
Jaringan jamaah Kopi Gladak tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Mojokerto, Gresik, Sidoarjo, dan daerah sekitarnya. Melalui kebersamaan tersebut, kegiatan santunan diharapkan dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Komitmen itu kembali diwujudkan dalam kegiatan rutin yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026), bertempat di kediaman Bapak Nur Aini Shofi, Desa Tanjungan, RT 4 RW 1, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan tamu undangan serta jamaah Kopi Gladak dari beberapa kabupaten. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan sholawat Nabi, tahlil, dan doa bersama. Hadir pula pimpinan Pondok Darul Falah 25, Ustaz Idris, yang turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam tausiah singkatnya, Gus Alim juga menyampaikan bahwa Kopi Gladak membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Bantuan tersebut antara lain ditujukan bagi anak yang membutuhkan layanan khitan gratis, perlengkapan sekolah seperti alat tulis, serta dukungan biaya pendidikan.
Perhatian khusus diberikan kepada anak yatim piatu dan anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi sehingga berisiko mengalami kendala dalam mengakses pendidikan.
Gus Alim mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki kebutuhan tersebut agar dapat menghubungi pengurus Kopi Gladak untuk menyampaikan informasi dan berkoordinasi mengenai bantuan yang diperlukan.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan serta paket sembako kepada para penerima dan tamu undangan. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya yayasan untuk menghadirkan manfaat nyata melalui kegiatan yang melibatkan jamaah dan masyarakat secara langsung.
Konsistensi yang dijaga sejak 2007 menjadi bagian penting dari perjalanan Yayasan Yaa Hayyu Yaa Qoyyum Kopi Gladak. Melalui kegiatan santunan, kepedulian terhadap korban bencana, serta dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan, yayasan ini berupaya memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan jangkauan jamaah lintas daerah dan kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Kopi Gladak diharapkan semakin dikenal masyarakat sebagai wadah kebersamaan yang mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap sesama.





