Rudi Harsa Tanaya Serap Aspirasi Warga Pinggiran hingga Pedagang

Minggu, 5 Mei 2024 23:06 WIB
Rudi Harsa Tanaya Serap Aspirasi Warga Pinggiran hingga Pedagang

Brilian°Jabar – H. Rudi Harsa Tanaya, anggota DPRD Jawa Barat, terus aktif dalam bersosialisasi dengan masyarakat Kota Bogor. Meski sibuk dengan tugasnya sebagai wakil rakyat, Rudi Harsa tetap menjalankan amanahnya dengan sungguh-sungguh, termasuk mensosialisasikan berbagai peraturan daerah (Perda) yang merupakan produk dari DPRD Jawa Barat dan Pemprov Jabar.

Dalam sebulan terakhir, Rudi Harsa telah mensosialisasikan beberapa Perda, antara lain:

Perda tentang Ekonomi Kreatif (Nomor 15 Tahun 2017) – Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Bacaan Lainnya

Perda Nomor 12 Tahun 2023 – Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan.

Perda No. 1 Tahun 2015 – Penyelenggaraan Keolahragaan.

Perda Nomor 5 Tahun 2015 – Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup.

Selama penyebarluasan Perda, Rudi Harsa selalu menyempatkan diri mendatangi dan mendengarkan permintaan serta aspirasi warga. Contohnya, ia mencatat kondisi longsor di RT 2/4 Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, di mana warga memohon agar Rudi menyampaikan aspirasi tersebut kepada Pemkot Bogor untuk segera memperbaiki akses jalan yang terkena longsor.

Rudi Harsa juga menyoroti lambannya penanganan masalah-masalah di pinggiran Kota Bogor oleh Pemkot. Beberapa titik yang ia catat, seperti jembatan reyot di RW 03 Kelurahan Ciparigi, yang merupakan akses ke Tempat Pemakaman Umum (TPU), serta daerah yang terkena musibah longsor, menunjukkan perlunya perhatian lebih. Rudi berharap Pemkot dapat lebih cepat menangani korban dan daerah yang terkena bencana alam.

Selain itu, saat melakukan sosialisasi Perda di Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, Rudi Harsa meninjau progres pengerjaan proyek pembangunan Jembatan Otista. Ia berbincang dengan pelaksana proyek untuk memahami progres dan target penyelesaian proyek tersebut.

Rudi berharap agar proyek tersebut dapat selesai tepat waktu, mengingat adanya masukan dari warga Kota Bogor tentang lambatnya pengerjaan proyek tersebut dan dampaknya terhadap kemacetan di sekitar Jembatan Otista, terutama pada akhir pekan.

Rudi Harsa juga melakukan dialog dengan paguyuban tanaman hias Kota Bogor, mendengarkan aspirasi dan harapan mereka terkait kepastian tempat relokasi yang akan disediakan oleh Pemkot.

Dengan langkah-langkah ini, H. Rudi Harsa Tanaya menunjukkan komitmennya dalam menyerap aspirasi warga pinggiran hingga pedagang, serta memastikan bahwa berbagai masalah dan kebutuhan masyarakat Kota Bogor dapat diakomodasi dengan baik oleh pemerintah setempat.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *