Bangun Komunikasi Humanis, Lapas Pemuda Madiun Gelar ‘Sapa Warga Sapu Masalah’

Rabu, 29 Jul 2026 16:50 WIB
Bangun Komunikasi Humanis, Lapas Pemuda Madiun Gelar ‘Sapa Warga Sapu Masalah’

Brilian-news.id | Madiun – Dalam upaya menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan humanis, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar kegiatan ‘Sapa Warga Sapu Masalah’ melalui pendekatan persuasif dan pembangunan komunikasi yang humanis, Rabu (29/7). Kegiatan yang dilaksanakan di Pos 2 tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, didampingi Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hilman Hilmawan, serta diikuti oleh seluruh Warga Binaan.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah untuk mempererat komunikasi antara petugas dan Warga Binaan, sekaligus menyerap berbagai aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi secara langsung. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sekaligus mendukung terwujudnya komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh Warga Binaan. Jika ada persoalan, sampaikan dengan baik sehingga dapat dicarikan solusi bersama. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban serta wujudkan Lapas Pemuda Madiun yang bersih dari handphone, pungli, dan narkoba sesuai komitmen Zero Halinar,” tegas Rudi.

Bacaan Lainnya

Para Warga Binaan menyambut baik kegiatan tersebut dan memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, saran, serta kendala yang mereka alami selama menjalani pembinaan. Dialog berlangsung secara terbuka dan penuh kekeluargaan sehingga setiap permasalahan dapat didengarkan secara langsung oleh jajaran petugas.

Rudi Kristiawan juga menegaskan bahwa seluruh Warga Binaan memiliki peran penting dalam menciptakan suasana lapas yang aman dan tertib.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh Warga Binaan. Dengan saling menjaga, saling menghormati, dan mematuhi aturan yang berlaku, kita dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang nyaman, aman, dan kondusif bagi semua,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hilman Hilmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ‘Sapa Warga Sapu Masalah’ merupakan salah satu langkah deteksi dini guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di dalam lapas.

“Melalui kegiatan ini kami dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan maupun kebutuhan Warga Binaan. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diidentifikasi sejak dini sehingga penyelesaiannya lebih cepat, tepat, dan humanis. Kami juga mengajak seluruh Warga Binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan, mematuhi tata tertib, serta mendukung komitmen Zero Halinar di Lapas Pemuda Madiun,” ujar Hilman.

Melalui kegiatan ‘Sapa Warga Sapu Masalah’, Lapas Pemuda Madiun terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, memperkuat sinergi antara petugas dan Warga Binaan, serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Pos terkait