Brilian-news.id | Kota Malang – Penghujung Tahun 2023 Polresta Malang Kota beberkan capaian kinerja pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, dan Satlantas selama Tahun 2023 saat menggelar rilis akhir tahun di Halaman Depan Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, pada Jumat (29/12/2023).
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., yang memimpin gelaran rilis akhir tahun ini menyampaikan bahwa penanganan crime total tahun 2023 sebanyak 1.334 kasus dan crime clearance 1.086 kasus.
Sedangkan terkait kasus narkoba di Kota Malang pada Tahun 2023 ini, Satres Narkoba berhasil mengamankan 220 kasus dengan berbagai jenis obat-obatan terlarang sebagai barang bukti. “Dari sebanyak 220 kasus narkoba selama 2023 berhasil mengamankan sebanyak 249 tersangka,” jelas Kombes Pol Buher.
Lalu terkait penindakan pelanggaran lalu lintas tahun 2023, tilang 2.555 kasus, teguran 8.555 dan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 59 kasus. “Hasil penindakan yang kami lakukan salah satunya merupakan kontribusi dari masyarakat yang mengadukan kepada kami melalui baik itu sosial media, aplikasi Jogo Malang Presisi, layanan polisi 110 maupun hot line WA Simpati Makota, sehingga kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman di Kota Malang” ujar Kombes Pol Buher.
“Jika dibandingan tahun lalu terjadi kenaikan jumlah kejadian laka lantas sebesar 126,22%, Tahun 2021 terjadi sebanyak 164 kejadian laka lantas dengan korban luka ringan 190 orang , dan meninggal dunia 48 Orang. Sedangkan pada tahun 2022 terjadi sebanyak 371 kejadian laka lantas dengan korban luka ringan 501 orang dan meninggal dunia 48 orang” imbuh Kapolresta Malang Kota.
Dirinya menambahkan, jumlah angka Kriminalitas Di kota Malang akan terus menjadi perhatian Polresta Malang Kota dalam menjaga kamtibmas khususnya memasuki masa pemilu 2024.
“Menghadapi masa pemilu damai 2024 ini kami mengerahkan pers Polresta Malang Kota sebanyak 500 polri dengan rincian 350 petugas pam tps, 100 polri poh, 22 polri perangkat posko dan dan 28 padal siap utk melakukan pengamanan hingga masa pemilu berakhir dengan tetap menjunjung tinggi netralitas polri. Apabila didapati anggota kami yang melanggar prinsip itu maka silahkan langsung laporkan kepada kami untuk ditindak,” jelas Kapolresta Malang Kota.
Sejauh ini Polresta Malang Kota berkomitmen untuk menangani kasus-kasus yang terjadi dengan baik bukan hanya kasus yang viral saja tetapi seluruh laporan yang kami terima langsung ditindaklanjuti seperti adanya kasus kekerasan atau kejahatan terhadap anak dan seseorang seperti kasus yang ada saat ini sudah diproses.
Berdasarkan hasil litbang kompas bekerjasama dengan Polri melakukan survei terhadap kualitas implementasi pengawasan melekat (waskat) di tingkat seluruh satuan wilayah (satwil) dengan hasil, mayoritas publik puas terhadap kinerja polrimencapai 87,7%.
“Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami, kami akan terus berkomitmen dalam menjalankan tugas untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkas Kombes Buher.





