Ramadan 1447 H, Supriyanto Turun ke Jalan S. Parman, 200 Paket Takjil Dibagikan untuk Warga Mayangan

Selasa, 3 Mar 2026 22:11 WIB
Ramadan 1447 H, Supriyanto Turun ke Jalan S. Parman, 200 Paket Takjil Dibagikan untuk Warga Mayangan

Brilian°KOTA PROBOLINGGO – Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah dimanfaatkan Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Supriyanto, untuk kembali hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial pembagian takjil gratis, ia turun langsung menyapa warga di Jalan S. Parman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Minggu (01/03/2026).

Sebanyak 200 paket takjil dibagikan kepada pengendara dan warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Fraksi PDI Perjuangan yang dilaksanakan serentak di masing-masing daerah pemilihan oleh seluruh anggota fraksi.

Supriyanto yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Probolinggo menegaskan, aksi berbagi ini bukan sekadar simbolis, melainkan wujud komitmen untuk tetap dekat dengan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Ini sudah menjadi tradisi setiap Ramadan. Semua anggota fraksi turun di dapil masing-masing untuk berbagi,” ujarnya di sela kegiatan.

Pria yang akrab disapa Pak Pri itu menyebut, pembagian takjil dilakukan di lima kecamatan, yakni Mayangan, Kedupok, Kanigaran, Wonoasih, dan Kademangan. Setiap anggota fraksi bergerak di wilayahnya masing-masing agar manfaatnya merata.

Tahun ini, paket takjil yang dibagikan berisi aneka menu tradisional seperti ketan dan kue pasar. Pemilihan menu tersebut disesuaikan dengan selera masyarakat, terutama kalangan orang tua yang masih menyukai jajanan klasik.

“Ketan dan kue tradisional itu sederhana, tapi justru itu yang banyak dicari. Kami ingin berbagi sesuatu yang benar-benar disukai warga,” katanya.

Suasana pembagian takjil berlangsung hangat. Warga tampak antusias menerima paket berbuka, sementara Supriyanto menyempatkan diri berbincang singkat dengan beberapa warga. Interaksi itu memperlihatkan kedekatan yang dibangun tidak hanya saat momen politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat empati dan kepedulian sosial. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut dan jumlah paket yang dibagikan dapat bertambah di tahun mendatang.

“Kami ingin kegiatan ini terus berjalan dan ke depan bisa lebih banyak lagi yang dibagikan,” tambahnya.

Aksi berbagi takjil ini menjadi salah satu cara sederhana namun bermakna dalam menjaga silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituen. Di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kehadiran langsung di lapangan dinilai lebih berarti daripada sekadar pernyataan.

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas. Melalui langkah kecil seperti berbagi takjil, pesan kepedulian itu disampaikan secara nyata di jalanan Kota Probolinggo.

 

Ferdi

Pos terkait