Brilian•JAKARTA – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Top CSR Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business. Penghargaan ini diberikan atas komitmen perusahaan dalam penerapan prinsip Environment Social and Governance (ESG), sehari setelah peluncuran program ramah lingkungan, PosIND Goes Green 2024.
PosIND menerima dua penghargaan: Top CSR Awards 2024 on #Start 4 dan Top Leader on CSR Commitment 2024 yang diterima oleh Corporate Secretary PosIND, Tata Sugiarta. Penghargaan ini diberikan pada acara puncak Top CSR Awards 2024 di Hotel Raffles, Jakarta, pada Rabu, 29 Mei 2024.
Tata Sugiarta menjelaskan, penghargaan ini merupakan hasil penilaian independen atas program-program CSR yang telah dijalankan oleh Pos Indonesia. “Penghargaan ini membuktikan keberhasilan PosIND dalam melaksanakan program CSR yang sejalan dengan prinsip ESG sebagaimana diamanatkan oleh Kementerian BUMN,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Pos Indonesia meluncurkan Program PosIND Goes Green, dimulai dengan pembentukan Komite ESG yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Komite ini didukung oleh konsultan yang kompeten di bidang ESG.
“Praktik kepedulian terhadap ESG telah dimulai sejak tiga tahun lalu melalui transformasi digital dan digitalisasi proses bisnis,” lanjut Tata. Implementasi administrasi perkantoran tanpa kertas telah meningkatkan efisiensi biaya alat tulis hingga 9% dan membantu mengurangi deforestasi. Kecepatan pengambilan keputusan dan keamanan dokumen juga lebih terjaga.
Pos Indonesia juga mengadopsi penggunaan kendaraan listrik, pemasangan panel surya di kantor-kantor, serta pemanfaatan air hujan untuk kebutuhan toilet guna mengurangi penggunaan air tanah. Penerapan sistem co-working space telah terbukti meningkatkan produktivitas hingga 19%.
Dalam peluncuran Program PosIND Goes Green pada 28 Mei 2024, Pos Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengurangi emisi CO2 dengan menggunakan kendaraan listrik. Selain itu, air hujan diolah untuk kebutuhan toilet di seluruh kantor Pos Indonesia, dan surat-menyurat dilakukan secara digital untuk mengurangi penggunaan kertas.
PosIND juga mengadopsi konsep co-working space untuk mendorong kolaborasi dan efisiensi ruang kantor. Penggunaan resi transaksi tanpa kertas di loket pelayanan merupakan langkah lain dalam mengurangi penggunaan kertas.
“Pos Indonesia telah mengadopsi ISO 26000 SR dan berbagai regulasi terkait dalam pelaksanaan program CSR, termasuk ketentuan hak asasi manusia,” tambah Tata.
Sebagai bagian dari komitmen CSR, Pos Indonesia membuka lowongan kerja untuk penyandang disabilitas melalui program Rekrutmen Bersama BUMN tahun 2022, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat.
Untuk mendukung keterlibatan dan pengembangan komunitas, PT Pos Indonesia telah melakukan digitalisasi pasar melalui aplikasi PosPay. Saat ini, lebih dari 343 pasar tradisional di seluruh Indonesia telah terdigitalisasi, menyediakan QRIS untuk pedagang dan memberikan pelatihan serta bantuan alat produksi.
Dengan berbagai inisiatif ini, Pos Indonesia menunjukkan komitmen nyata terhadap prinsip ESG dan keberlanjutan, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.**





