Prangko Seri Para Pendiri Bangsa, Jejak Perjuangan yang Menyatu di Selembar Kertas

Sabtu, 16 Agu 2025 09:36 WIB
Prangko Seri Para Pendiri Bangsa, Jejak Perjuangan yang Menyatu di Selembar Kertas

Brilian•JAKARTA – Sebuah pesan dari masa lalu kini hadir kembali melalui peluncuran Prangko Seri “Para Pendiri Bangsa” di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Selasa (12/8/2025). Menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, Kementerian Kebudayaan merilis 80 desain prangko—79 di antaranya menampilkan tokoh anggota BPUPKI dan satu bergambar Gedung BPUPKI—sebagai pengingat bahwa kemerdekaan adalah buah perjuangan panjang yang tak boleh dilupakan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut penerbitan ini sebagai langkah strategis untuk menjaga memori kolektif bangsa. “Sejarah kita harus tetap hidup. Prangko dan benda-benda filatelis adalah bagian dari material culture yang merekam peristiwa penting bangsa,” ujarnya. Fadli menekankan, ini adalah pertama kalinya pemerintah mengabadikan seluruh tokoh BPUPKI dalam bentuk prangko, menjawab aspirasi komunitas kolektor filateli yang telah lama mengusulkannya.

Acara ini turut dihadiri 17 keluarga tokoh pendiri bangsa, termasuk keturunan Soekarno, Mohammad Hatta, Oto Iskandar Di Nata, hingga KH Ahmad Sanoesi. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa perjuangan kemerdekaan bukan hanya catatan sejarah, melainkan warisan yang hidup dalam ingatan kolektif.

Bacaan Lainnya

Dukungan juga datang dari PosIND. Komisaris Utama Muhammad Budi Djatmiko menegaskan, prangko bukan sekadar alat pembayaran pos, tetapi media edukasi yang mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air. Plt. Direktur Utama PosIND, Endy P.R Abdurahman, menambahkan bahwa prangko ini diharapkan menjadi penghubung antara generasi masa lalu dan masa depan.

Prangko prisma ini resmi tersedia di seluruh kantor pos dan kanal penjualan online mulai 12 Agustus 2025. Dengan desain artistik yang memadukan nilai sejarah dan estetika, koleksi ini diharapkan tak hanya menjadi barang koleksi, tetapi juga media belajar sejarah yang membangkitkan kembali semangat kemerdekaan di hati masyarakat.**

Pos terkait