Brilian*Lampung – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memastikan tidak ada intervensi Kementerian Agama dalam gelaran Muktamar NU ke 34 yang digelar di Pondok Pesantren Darussa’adah Gunungsugih, Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Hal tersebut menjawab terkait kabar bahwa ada campur tangan dari pihaknya dalam Muktamar kali ini.
“Namun ini saya tegaskan bahwa kegiatan Kemenag di Lampung tidak ada hubungan dengan Muktamar NU seperti yang difitnahkan ada intervensi Kemenag. Ini semata-mata untuk menghormati NU yang kita tahu bersama adalah ormas keagamaan Islam yang berjasa besar dalam kemerdekaan,” kata Yaqut dalam laman Kemenag, Kamis (23/12).
Dia menjelaskan Muktamar NU bukan hanya untuk NU. Melainkan untuk bangsa dan negara. Sementara itu Muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke 34 resmi dibuka, Rabu (22/12). Hingga kini, hanya dua calon kandidat ketua umum yakni Kiai Said Aqil Sirodj dan Yahya Cholil Staquf.
Keduanya saling klaim didukung mayoritas pemilik hak suara di muktamar. Pendukung Said Aqil, Sudarto menyebut sejak Selasa malam (21/2), kubunya telah mengantongi 327 suara dari PCNU.
“Jam 00.00 WIB Selasa malam saja pendaftaran baru mencapai 510 Pemilik Suara. Pada saat yang sama para Koordinator kiai SAS (Said Aqil Siradj) masing-masing mengadakan pertemuan dengan para Ketua PCNU yang berada di bawah kendalinya. Totalnya 327 pemilik Suara dari PCNU. Daftar hadirnya komplit,” ujar Sudarto di Bandar Lampung, Rabu (22/12).
Bendahara Umum Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) ini melanjutkan, 24 PWNU sudah bersilaturahim bersama Said Aqil Siradj di kompleks perumahan Gunung Terang Lampung.
“Kemarin mereka klaim 16 PCNU se- Jawa barat mendukung GYS. Kemudian diralat turun hanya 10 PCNU pada hari yang sama. Padahal faktanya mereka hanya mendapatkan 5 suara PCNU saja,” tegasnya pada awak media mengakhiri perbincangan.





