Brilian*Jakarta – Kehadiran Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto ke Markas Besar TNI Angkatan Udara, Cilangkap Jakarta Timur, Senin (13/12), mencuri perhatian.
Hadi diminta memberi pembekalan kepada para Komandan Satuan TNI AU terkait revolusi industri 4.0. Sekaligus menjelaskan mengenai Konsep Strategi OODA (Observe, Orient, Decide, dan Act).
Di akhir acara, Hadi menerima Piagam Penghargaan dari TNI AU yang diserahkan langsung Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Ketemu para Komandan TNI AU
Meski sudah purna tugas, sosok Hadi masih memberikan andil besar bagi satuan yang telah membesarkan namanya. Kali ini ia menerima amanat untuk memberikan pembekalan terhadap para Komandan di Mabes TNI AU, Cilangkap Jakarta Timur, Senin (13/12).
“Saya berkesempatan bertatap muka dan menyampaikan pembekalan kepada para Komandan Satuan TNI AU dalam Apel Komandan Satuan TNI AU,” kata Hadi.
Melansir dari unggahan akun Instagram @hadi.tjahjanto, ia membuat foto kolase kala dirinya bertandang ke acara. Tampak ia mengenakan jas warna gelap dan disambut para pria berseragam loreng.
Tak lupa kehadiran Marsekal Hadi untuk memberikan arahan, supaya para Komandan TNI AU bisa melek perkembangan teknologi.
“Dalam revolusi industri 4.0. Tentunya para Komandan Satuan tidak boleh ketinggalan dengan kemajuan teknologi tersebut,” sambungnya.
Singgung Fenomena yang Terjadi
Ditambahkan lagi, Marsekal Hadi mengingatkan mengenai beragam fenomena, tantangan dan karakteristik yang patut diketahui.
“Hindari bekerja dengan model kerja (template) masa lalu, sesuaikan dengan kondisi dan tantangan terkini. Selalu perbarui (update) informasi,” imbuh Hadi.
Secara tegas, Hadi kembali mengingatkan supaya para Komandan bisa turut melihat secara langsung kinerja bawahannya. Supaya tahu rencana dan kebutuhan di lapangan.
“Para Komandan atau Pimpinan harus turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi aktual anak buah, alutsista dan masyarakat sekitar,” terangnya.
Pesan Tegas untuk Prajurit dan Komandan TNI AU
Selain itu, Marsekal Hadi memberi pesan tegas untuk para prajurit supaya tetap menjaga loyalitas.
“Saya juga menyampaikan, sebagai prajurit, tentunya loyalitas harus tegak lurus,” ungkapnya.
Lantas memerintahkan para Komandan untuk bekerja dengan sistem OODA atau Observe (amati), Orient (orientasi), Decide (putuskan), lalu Act (lakukan). Sebagai konsep yang efektif untuk menyusun rencana dan menghadapi masalah.
“Dalam bekerja, para Komandan baiknya menggunakan panduan siklus OODA (Observe Orient Decide Act) ketika menerima tugas yang bertubi-tubi,” tandasnya.
Terima Penghargaan dari Kasau
Hadi menerima penghargaan sebelum berpamitan.
Potret momennya pun turut disematkan dalam kolase foto.
“Di akhir kegiatan, saya menerima Piagam Penghargaan dari TNI Angkatan Udara yang disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara,” pungkas Hadi mengakhiri perbincangan bersama awak media.





