Lewat Youth Sound Fest, Iman Lestariyono Ajak Pemerintah Beri Kepercayaan kepada Komunitas Muda

Kamis, 1 Okt 2026 20:20 WIB
Lewat Youth Sound Fest, Iman Lestariyono Ajak Pemerintah Beri Kepercayaan kepada Komunitas Muda

Brilian•BANDUNG – Komunitas kreatif di Kota Bandung membutuhkan lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan karya dan kegiatannya. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga memberikan kepercayaan kepada generasi muda untuk mengelola berbagai kegiatan positif.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., saat menghadiri Youth Sound Fest (YSF) 2026 di Gelanggang Taruna Karees, Bandung, Rabu (30/9/2026).

Menurut Iman, Kota Bandung memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif. Seni, musik, dan berbagai kegiatan komunitas anak muda dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila mendapatkan kesempatan dan dukungan yang memadai.

Bacaan Lainnya

“Bandung tidak bisa mengandalkan sumber daya alam. Yang bisa diandalkan adalah sisi kreativitas dan inovasi yang mayoritas dimiliki anak-anak muda,” ujarnya.

Iman berharap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus membuka kesempatan bagi komunitas untuk mengembangkan kegiatan mereka.

Dukungan pemerintah, menurutnya, tidak harus selalu diwujudkan melalui penyelenggaraan acara. Memberikan kesempatan kepada komunitas untuk berkarya dan mengembangkan kemampuannya juga merupakan bagian penting dari pembangunan generasi muda.

Ia menginginkan komunitas kreatif tidak hanya aktif ketika ada kegiatan tertentu, tetapi mampu tumbuh secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Iman juga membuka ruang komunikasi bagi komunitas yang menghadapi kendala dalam menjalankan program maupun membutuhkan dukungan kebijakan.

“Kalau ada aspirasi yang tersumbat, saya terbuka. Komunitas bisa berkomunikasi dengan kami di Komisi IV,” ujarnya.

Menurut Iman, DPRD Kota Bandung dapat membantu mengawal aspirasi melalui fungsi pengawasan dan penganggaran sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

Namun, pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan komunitas diperlukan agar kegiatan kreatif memiliki dukungan yang lebih luas.

Melalui pendekatan pentahelix, berbagai pihak diharapkan dapat saling bekerja sama dalam menyediakan ruang, kesempatan, dan dukungan bagi anak muda untuk mengembangkan bakatnya.

Dalam kesempatan tersebut, Iman juga mengingatkan masyarakat mengenai sejumlah layanan publik yang dapat dimanfaatkan, termasuk program Universal Health Coverage (UHC) bagi warga yang memenuhi persyaratan administrasi.

Selain layanan kesehatan, masyarakat yang sebelumnya putus sekolah juga dapat memanfaatkan program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C untuk melanjutkan pendidikan.

Iman berharap lembaga pendidikan, termasuk sekolah dan perguruan tinggi, semakin terbuka terhadap kegiatan komunitas agar generasi muda memiliki tempat untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kreativitas.

“Intinya, saya berharap sekolah dan universitas memberikan ruang tumbuh bagi komunitas. Kalau ada aspirasi yang tersumbat, saya terbuka di Komisi IV untuk memfasilitasi,” ujarnya.

Melalui Youth Sound Fest 2026, Iman berharap kegiatan komunitas seni dan musik terus berkembang sehingga anak muda Kota Bandung memiliki lebih banyak kesempatan berkarya sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi kreatif daerah.** (Ken)

Pos terkait