Brilian•BANDUNG — Setelah peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang digelar pekan lalu oleh Forum Komunikasi Keluarga Anak dengan Disabilitas (FKKADD) di Auditorium Poltekesos, komitmen terhadap inklusivitas anak-anak disabilitas di Kota Bandung terus digaungkan.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman, kembali mengingatkan pentingnya menjadikan isu disabilitas sebagai perhatian utama dalam pembangunan kota yang ramah anak. Ia menilai bahwa penghormatan terhadap perjuangan orang tua anak disabilitas harus diiringi dengan langkah nyata dari pemerintah dan masyarakat.
“Anak-anak disabilitas bukan beban, mereka adalah anugerah. Kita harus memastikan hak mereka untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi terpenuhi tanpa diskriminasi,” ujar Christian.
Ia menambahkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Mulai dari akses pendidikan inklusif, fasilitas kesehatan yang ramah disabilitas, hingga penyediaan ruang publik yang setara.
“Kami di DPRD akan terus mendorong lahirnya kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan nyata anak-anak berkebutuhan khusus, baik dari segi anggaran, program, maupun regulasi,” jelasnya.
Christian juga mengajak masyarakat agar tak hanya peduli saat momen seremonial, tetapi ikut terlibat sepanjang waktu dalam mewujudkan Bandung yang benar-benar inklusif.
“Kita harus bergandeng tangan, karena menciptakan Bandung yang ramah anak bukan tugas pemerintah semata, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.**





