Kolaborasi USB YPKP dan MarkAny Chain Verse Angkat Pentingnya Keamanan e-Sertifikat di Era Digital

Jumat, 6 Des 2024 09:21 WIB
Kolaborasi USB YPKP dan MarkAny Chain Verse Angkat Pentingnya Keamanan e-Sertifikat di Era Digital

Brilian•BANDUNG – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP bekerja sama dengan MarkAny Chain Verse, Korea Selatan, sukses menggelar simposium internasional bertema “The Urgency of e-Certificate Interest in Digital Transformation” pada Kamis (5/12/2024). Bertempat di Prime Park Hotel, Bandung, acara ini menghadirkan pembicara dari berbagai sektor untuk membahas implementasi dan tantangan penggunaan e-sertifikat di era digital.

Simposium ini menyoroti peran penting e-sertifikat sebagai bagian dari transformasi digital yang meluas di sektor pendidikan, administrasi, dan pelatihan profesional. Menurut Rektor USB YPKP, Assoc. Prof. Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si., e-sertifikat menjadi solusi modern yang menawarkan validitas, keamanan, dan efisiensi. “Sistem yang kami bangun bersama MarkAny mengacu pada regulasi Komdigi dan BSSN, memastikan sertifikat memenuhi standar keamanan digital,” katanya.

Pemerintah pusat, melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), turut memberikan dukungan regulasi untuk memperkuat ekosistem e-sertifikat. Analis Kebijakan Ahli Madya Komdigi, Martha Asima Bunga Simbolon, menyampaikan pentingnya literasi digital dalam penerapan tanda tangan elektronik. “Literasi masyarakat menjadi kunci, dari pemahaman teknis hingga validasi dokumen digital,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, CEO MarkAny Chain Verse, Prof. Dr. Jhon Coi, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan pentingnya keamanan dan aksesibilitas dalam sistem e-sertifikat. “Kepercayaan pengguna terhadap keamanan data adalah fondasi utama untuk memajukan adopsi e-sertifikat, baik di tingkat nasional maupun global,” ungkapnya.

MarkAny, sebagai perusahaan teknologi informasi berbasis di Korea Selatan, menawarkan solusi keamanan data yang meliputi enkripsi dokumen, perlindungan hak cipta, dan sertifikasi elektronik. Teknologi ini dirancang untuk memastikan setiap sertifikat elektronik aman dan otentik.

Simposium internasional ini juga menjadi ajang diskusi strategis antara pemerintah, swasta, dan perguruan tinggi. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk mengatasi tantangan penerapan e-sertifikat, seperti literasi masyarakat dan kesiapan infrastruktur digital.

“Dengan integrasi yang menyeluruh, manfaat e-sertifikat dapat dirasakan tidak hanya oleh mahasiswa dan profesional, tetapi juga oleh sektor publik secara luas,” ujar Jonathan Gerhad Tarigan, Kepala Balai Besar Sertifikasi Elektronik BSSN.

Acara ini menunjukkan komitmen kuat dari semua pemangku kepentingan dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia. USB YPKP dan MarkAny berharap simposium ini menjadi pijakan awal untuk memperluas adopsi e-sertifikat sebagai solusi modern di berbagai bidang.**

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *