Dua Dekade USB YPKP, Kepercayaan Masyarakat Jadi Ukuran Keberhasilan

Rabu, 26 Agu 2026 18:44 WIB
Dua Dekade USB YPKP, Kepercayaan Masyarakat Jadi Ukuran Keberhasilan

Brilian•BANDUNG – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung memasuki usia 20 tahun. Dies Natalis ke-20 yang diperingati Rabu (26/8/2026) menjadi momentum untuk melihat perjalanan panjang institusi sekaligus menatap berbagai target yang ingin dicapai ke depan.

Peringatan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ketua Yayasan YPKP Bandung, Prof. Dr. H. Ricky Agusiady, mengatakan usia dua dekade Universitas Sangga Buana merupakan bagian dari perjalanan panjang YPKP yang telah dimulai sejak 1970.

Bacaan Lainnya

Saat itu, YPKP mendirikan Akademi Bank Nasional (ABN). Lembaga tersebut kemudian berkembang menjadi Akubank (Akademi Keuangan dan Bank) YPKP, bertransformasi menjadi STIE YPKP, serta dilanjutkan dengan berdirinya Sekolah Tinggi Teknik (STT) YPKP.

“Ulang tahun ini adalah rasa syukur kita terhadap Allah SWT yang telah membawa perjalanan dari 2006 hingga sekarang, 2026, untuk Universitas Sangga Buana. Perjalanan sejarah dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu tahun 1970, dulu kita mulai dari Akademi Bank,” ujar Ricky.

Perjalanan tersebut memasuki fase penting pada 2006 ketika STIE YPKP dan STT YPKP digabungkan menjadi Universitas Sangga Buana.

Dalam perkembangannya, USB YPKP terus menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan zaman. Menurut Ricky, visi YPKP sebagai badan penyelenggara perguruan tinggi swasta berkualitas tetap dipertahankan, sementara mutu, kurikulum, dan metode pembelajaran terus mengikuti perkembangan teknologi.

Sistem pembelajaran hybrid dan digital menjadi bagian dari perubahan tersebut. USB YPKP juga membuka kesempatan bagi kalangan pekerja melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Kami tidak hanya menerima mahasiswa yang baru lulus SMA, tetapi juga mahasiswa S2 untuk para karyawan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Dengan RPL, masa studi mahasiswa karyawan bisa lebih cepat, bahkan hingga 50 persen. Tadinya empat tahun bisa menjadi dua tahun, atau tiga tahun menjadi satu setengah tahun,” jelasnya.

Ricky mengaku cukup puas dengan capaian USB YPKP setelah mendapatkan pengakuan pemerintah dalam kategori unggul. Meski demikian, capaian tersebut tidak membuat pihaknya berhenti melakukan pembenahan.

“Kami tidak pernah merasa sudah cukup. Perubahan zaman terus terjadi, regulasi pun berubah-ubah. Ketidakpastian itu membuat kami tidak bisa berhenti berpuas diri. Yang penting kami terus berinovasi,” tegasnya.

Bagi Ricky, keberhasilan perguruan tinggi pada akhirnya dapat dilihat dari manfaat yang dirasakan serta kepercayaan yang diberikan masyarakat.

“Satu kata saja, berdampak. Berdampak dan dipercaya masyarakat, masyarakat suka dengan kita, ya sudah itu sukses,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor USB YPKP, Dr. Didin Saepudin, mengatakan capaian selama dua dekade tidak terlepas dari dukungan yayasan, pemerintah, mitra swasta hingga mitra luar negeri.

Predikat unggul yang telah diraih, menurut Didin, menjadi pijakan bagi USB YPKP untuk mengejar sejumlah target berikutnya, termasuk internasionalisasi dan pengembangan kerja sama dengan dunia industri serta dunia usaha.

“Ke depan banyak capaian yang harus kita jadikan target, di antaranya internasionalisasi, kerja sama dengan dunia industri dan dunia usaha, serta bagaimana seluruh stakeholder memberikan kepercayaan kepada USB YPKP. Kepercayaan itu akan menjadi siklus pendidikan yang membuat USB terus tumbuh,” ujar Didin.

Dies Natalis ke-20 USB YPKP mengangkat tema “Decade to Decade of Unity for Excellence and Impact”. Didin menyebut terdapat tiga kata kunci dalam tema tersebut, yakni unity atau kebersamaan, excellence atau keunggulan, serta impact atau dampak.

Menurutnya, kebersamaan yayasan, rektorat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi salah satu fondasi perjalanan Universitas Sangga Buana hingga mencapai usia dua dekade.

“Alhamdulillah selama ini kebersamaan di Universitas Sangga Buana, baik yayasan maupun rektorat serta stakeholder lainnya, bisa beriringan hingga akhirnya kita sampai di titik ini. Ke depan, dengan kepemimpinan yang baru, USB YPKP akan semakin lebih baik lagi,” pungkasnya.** (Ken)

Pos terkait