Jokowi Luncurkan Program Bantuan Beras Nasional Sasar 22 Juta Penerima

Rabu, 3 Jan 2024 18:54 WIB
Jokowi Luncurkan Program Bantuan Beras Nasional Sasar 22 Juta Penerima

Brilian•JAKARTA – Presiden Joko Widodo, didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menghadiri penyaluran perdana Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) di Gudang Bulog Gumilir, Cilacap, Rabu (3/1/2024).

Penyaluran ini merupakan bagian dari program yang sedang berlangsung dan akan dilaksanakan di 38 provinsi dengan jumlah penerima sebanyak 22.004.077 orang. Setiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras. Bantuan ini akan disalurkan selama enam bulan, dari Januari hingga Juni.

Selama kunjungannya, Presiden Joko Widodo menyapa seribu penerima yang telah berkumpul di Gudang Bulog Gumilir.
“Bantuan untuk bulan Januari sudah diterima, dan akan terus berlanjut pada bulan Februari dan Maret. Jika APBN memadai, penyaluran akan dilanjutkan pada bulan April, Mei, dan Juni,” ucap Presiden Joko Widodo.

Salah satu mitra pemerintah dalam penyaluran BP-CBP adalah PosIND. Pada tahun 2024, perusahaan milik negara tertua ini mendapatkan alokasi penyaluran di 18 provinsi, dengan jumlah penerima bantuan pangan sebanyak 13.415.219 orang per bulan, setara dengan 62 persen alokasi nasional.

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu dari 18 provinsi yang akan menerima distribusi dari PosIND. Alokasi untuk Provinsi Jawa Tengah adalah sebanyak 3.525.993 penerima bantuan, atau setara dengan 35.259.930 kilogram beras.

Mekanisme penyaluran bantuan dilakukan dengan rekonsiliasi data penerima terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan aparat terkait.@

“Mekanisme ini melibatkan koordinasi data dengan Bulog sebelum penyaluran. Kemudian dilakukan rekonsiliasi data, disusul dengan persiapan denominasi dan surat pemanggilan, verifikasi dan validasi data. Setelah semuanya siap, kami melakukan pemanggilan kepada para penerima dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, sekaligus berkoordinasi dengan Bulog terkait ketersediaan beras,” jelas Tonggo, perwakilan dari PosIND.

Peluncuran program ini direncanakan akan dilanjutkan pada 3 Januari di Gudang Bulog Klahang, Banyumas, dan berakhir di Gudang Bulog Munjung Agung, Tegal.

PosIND menggunakan teknologi digital dalam mendistribusikan bantuan beras ini melalui aplikasi Pos Giro Cash (PGC). Dengan menggunakan PGC, penerima yang telah mendapatkan bantuan dapat diidentifikasi melalui foto diri bersama identitas seperti KTP/KK (dengan fitur pengenalan wajah). PGC juga dilengkapi dengan geotagging, yang menunjukkan lokasi penerima menerima bantuan, sehingga dapat dilacak melalui peta.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *